Tarian Kolosal Buton ” Rondoana “ Pada Upacara Kebhinekaan di Baubau

Tarian Kolosal Buton ” Rondoana “ Pada Upacara Kebhinekaan di Baubau

Upacara Apel Besar Kebinekaan Cinta Damai tahun 2016 di kota Baubau dimeriahkan tampilan berbagai tari-tarian daerah Buton, diantaranya tari kolosal Rondoana, Tari Mangaru, Penampilan Barongsai serta nyayian yang didiringi musik Gambus khas daerah Buton, bertempat di Lapangan Lembah Hijau Kota Baubau, Selasa(15/11/2016)

Wakil Ketua DPRD Kota Baubau, Yasin Mazadu mengatakan, melalui apel kebinekaan yang dirangkaikan tarian khas daerah dimaksudkan agar masyarakat memahami bahwa perbedaan baik suku, agama, etnis dan budaya harus terus dijaga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sebagai wujud mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kebhinekaan itu kalau kita maknai secara global merupakan  simbol pemersatu kita, walaupun kita beda ras, suku, agama, tapi kita tetap satu da keragaman itu merupakan kekayaan buat kita,” Ucap Yasin.

Sementara itu ditempat yang sama, Kapolres Baubau AKBP Suryo Aji, S.I.K mengatakan, melalui moment hari Kebhinekaan, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat di Kota Baubau terus menjaga persatuan dan kesatuan, dengan menciptakan suasana damai dan saling menghargai perbedaan.

“Ucapara tidak lain  untuk mempererat persatuan dan kesatuan wilayah hukum Kota Baubau supaya lebih erat dan kondusif dan nilai-nilai persatuan itu perlu kita jaga, selain itu juga kegiatan hari ini merupakan rangkaian hari pahlawan,” Ungkap Suryo Aji.

Usai upacara, Wakil Walikota Baubau Wa Ode Maasra Manarfa, Kapolres,dan Wakil Ketua DPRD serta seluruh peserta upacara turut serta dalam gerakan tarian kolosal “Rondoana” yang pandu salah seorang anggota Polisi Wanita (Polwan) Polres Baubau.

rri.co.id