Solo Akan Menjadi Tuan Rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2018 Mendatang

Solo Akan Menjadi Tuan Rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2018 Mendatang

Kota Surakarta ditunjuk sebagai tuan rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2018 mendatang.

Penunjukkan berdasarkan hasil rapat kerja nasional JKPI 2017 yang diselenggarakan di Kabupaten Gianyar, Bali.

JKPI 2018 di Surakarta nanti genap berusia satu dasawarsa didirikan.

Rencananya JKPI 2018 akan dihadiri oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

Direktur Eksekutif JKPI, Asfarinal, mengatakan, seluruh pengurus JKPI sepakat menunjuk Kota Surakarta menjadi tuan rumah JKPI 2018.

Pasalnya, JKPI lahir pada 2008 silam di kota asal Jokowi itu.

“Genap sepuluh tahun atau dasawarsa JKPI berdiri, seluruh pengurus JKPI sepakat dirayakan di Kota Surakarta,” terangnya dalam keterangan tertulis yang diterima TribunSolo.com, Senin (17/4/2017).

Pengurus JKPI akan mengundang Presiden lantaran salah satu pencetus JKPI pada 2008 silam.

“Sudah ada koordinasi panitia JKPI melalui Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudiatmo agar Presiden menghadiri JKPI tahun depan di kota kelahirannya,” ujarnya.

Surakarta dinilai gudangnya kesenian, banyak seniman lahir dari kota Batik ini.

Para pelestari budaya baik muda dan tua banyak ditemukan di kota kelahiran Presiden ini.

Bahkan, para peserta JKPI banyak belajar dari bagaimana melestarikan budaya warisan leluhur.

Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) adalah wadah koordinasi antar semua kota dan kabupaten pusaka di Indonesia.

Kini jumlahnya mencapai 58 kota dan kabupaten.

Tujuan JKPI adalah untuk membangun kerja sama dan komunikasi agar kawasan kota dan kabupaten yang menjadi anggota JKPI dapat dijaga kelestariannya.

Terkait pelaksanaan JKPI 2017 di Gianyar, Wakil Wali Kota Surakarta, Achmad Purnomo, didampingi kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Surakarta menghadiri JKPI 2017 yang berlangsung 15-17 April 2017.

Selain menghadiri JKPI, rombongan Pemerintah Kota Surakarta juga meninjau pameran UKM dari Kota Bengawan di Alun-alun Gianyar.

Produk yang dipamerkan antara lain seperti: keris, blangkon, batik, lurik, dan lain sebagainya.

solo.tribunnews.com