Situs Warisan Dunia Pertama di Qatar

Situs Warisan Dunia Pertama di Qatar

Situs Warisan Dunia UNESCO merupakan sekumpulan tempat yang memiliki makna penting dalam hal budaya, fisik, atau alam bagi kawasan atau negara tertentu. Saat ini, Italia dengan 49 situs tercatat sebagai negara dengan jumlah Situs Warisan Dunia terbesar di dunia. Indonesia sendiri memiliki 8 Situs Warisan Dunia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Bagaimana dengan Qatar? Negara Timur Tengah ini baru saja mencatatkan Situs Warisan Dunia pertamanya – Al Zubarah – pada 22 Juni lalu.

Situs Arkeologi Al Zubarah

Al Zubarah, atau Situs Arkeologi Al Zubarah, telah menjadi salah satu tempat terpenting di Qatar sejak lama. Namun, tempat yang menonjolkan reruntuhan kota berlapis benteng tersebut baru menemukan jalannya ke daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun ini.

Berlokasi di pesisir barat laut di Semenanjung Qatar, Situs Arkeologi Al Zubarah agak terpisah dari pusat peradaban Qatar. Jarak Zubarah ke ibukota Qatar, Doha, mencapai 105 km. Barangkali, itulah yang menyebabkan Zubarah terlupakan dan terbengkalai sebelum akhirnya berkembang kembali sebagai destinasi wisata.

Atraksi di Al Zubarah
Benteng batu yang melindungi bangunan-bangunan kota seperti istana, masjid, jalan, dan bangunan rumah penduduk menjadi atraksi utama di Al Zubarah. Berperan sebagai pusat perdagangan dan peternakan mutiara pada akhir abad ke-18, Al Zubarah memiliki banyak bangunan eksotis dengan gaya arsitektur khas timur tengah.

Al Zubarah menjadi saksi dari peradaban Qatar dan perkembangan perdagangan pada abad pertengahan. Peran Al Zubarah sebagai salah satu kota pelabuhan utama di Teluk Persia memberi pengaruh kuat terhadap peradaban modern dari negara-negara sekitarnya. Meski pernah terbengkalai dan sebagian bangunannya hancur, Al Zubarah tetap menyimpan daya tarik kuat di mata wisatawan.

Sumber : voucherhotel.com