Sawahlunto Siap Titik Star TDS 2012

Sawahlunto Siap Titik Star TDS 2012

Banyak yang berbeda pada Tour de Singkarak (TDS) 2012 kali ini. Tidak hanya jumlah peserta yang semakin menigkat, jumlah kabupaten/kota yang dilewati juga mengalami peningkatan. Dari 12 kabupaten/kota yang dilalui pada TDS 2011 lalu, kini meningkat menjadi 14 kabupaten/kota. Artinya hanya tinggal 5 kabupaten/kota di Sumatera Barat yang belum dilalui pembalap termasuk Kepulauan Mentawai.

Tidak hanya itu, nuansa yang berbeda juga terlihat pada titik star TDS. Sebelumnya, 3 kali TDS sejak tahun 2009,  titik star ditempatkan di ibukota provinsi Padang, namun kali ini justru ditempatkan di sebuah kota kecil yang menawan dan unik, Kota Sawahlunto. Artinya, Kota Arang ini sudah benar-benar siap dalam ajang pembukaan pada even internasional yang digelar pada 4 s/d 10 Juni 2012 ini.

Selain kesiapannya dalam pembukaan acara, Sawahlunto juga sudah siap dalam hal akomodasi. Setidaknya ada 350 kamar yang harus disediakan Pemerintah Kota Sawahlunto untuk menempatkan para atlit dan official pada lomba balap sepeda tersebut. “Sawahlunto dari awal sudah menunjukkan keseriusannya dalam ajang bertaraf internasional ini. Di tahun ketiga TDS, kota ini sudah terlihat sangat siap menjadi titik star. Ini berarti Sawahlunto sudah memiliki hotel yang layak dan cukup untuk peserta TDS 2012,” kata Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar pada peluncuran TDS 2012 di Gedung Sapta Pesona, 14 Mei 2012 lalu.

Pada TDS sebelumnya, Kota Sawahlunto benar benar mempersiapkan diri dalam ajang bergengsi itu. Terlihat, setiap kali kota ini dilalui peserta TDS, animo masyarakatnya sangat luar biasa. Begitu juga penyelenggaraan acara finish dan star untuk etape yang ada, kota ini menjadi penyelengara terbaik dan mendapat perhatian serius dari panitia. Bahkan untuk penyelenggaraan TDS yang ketiga, para atlit dan official sudah menginap di kota dengan visi Kota Wisata Tambang Yang Berbudaya ini.

Meski ada beberapa official atau penyelenggara acara yang menginap di  Home Stay, namun fasilitas yang mereka terima sama persis dengan mereka yang menginap di hotel atau wisma yang ada. Namun untuk kali ini terlihat berbeda, peserta dan official sudah dapat beristirahat dan menginap di hotel dan wisma, mengingat saudah berdirinya Hotel Parai, yang berada di jantung kota. Kota  ini akan terlihat hiruk pikuk dengan hiburan serta suka cita warga kota pada 3 dan 4 Juni 2012 saat gendang pembukaan TDS ‘digaungkan’.

Begitu juga dengan hiburan, Kota Sawahlunto benar-benar menyuguhkan hiburan luar biasa untuk menghibur para atlit maupun official. Disamping hiburan dengan gaya internasional, hiburan tradisionalpun dikemas dengan apik. Bahkan permainan Kim (permainan nomor yang diiringi dendang/lagu) juga dihadirkan. Permainan ini menjadi daya tarik bagi atlit maupun official karena permainan ini jarang ditemukan di daerah lain.

TDS 2012 kali ini akan diikuti 17 negara (Jepang, Iran, Singapura, Australia, Usbekistan, Ukraina, Kirgiztan, Rusia, Taipe, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Brunei Darussalam, Selandia Baru, Perancis, Malaysia dan Indoensia). Terdapat 18 tim dari mancanegara dan 7 tim nasional. Sedangkan jumlah pembalap mencapai 250 orang.

Untuk etape TDS kali ini terdiri dari 7 etape. Etape pertama Kota Sawahlunto, etape kedua Sijunjung – Lembah Harau, etape ketiga Payakumbuh – Istano Pagaruyung, etape keempat Sicincin – Bukittinggi, etape kelima Padang Panjang – Singkarak, etape keenam Pariaman – Painan dan etape ketujuh di Padang Cirkuit Race. Total kilometer yang ditempuh pembalap sebanyak 854 km. Sedangkan total hadiah yang diperebutkan Rp. 1 milyar. (Adrial)