Sail Tidore 2021 Akan Mempercepat Pembangunan Ekonomi Maluku Utara

Foto brindonews.com

Ternate, “Sail Tidore 2021 adalah batu loncatan untuk mempercepat pembangunan perekonomian Maluku Utara. Melalui acara ini, kita mempromosikan Maluku Utara sebagai tujuan wisata nasional maupun internasional dengan mendorong yacht mancanegara untuk berlayar ke perairan Indonesia,” ujar Deputi Bidang Koordinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Odo Manuhutu saat membuka rapat koordinasi Persiapan Sail Tidore 2021 di Sahid Bela Hotel, Ternate, pada Senin (2-11-2020).

“Pelaksanaan Sail Tidore tahun ini memiliki arti penting bagi pemerintah provinsi Maluku Utara, karena turut dimeriahkan dengan kehadiran beberapa kapal asal Spanyol dan Portugal, yang berlayar bertepatan dengan perjalanan keliling dunia untuk mengenang ekspedisi Magelhaens 500 tahun lalu.” jelas Asisten Deputi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Kosmas Harefa.

Sekretaris Daerah Maluku Utara Samsuddin Abdul Kadir dalam paparannya menjelaskan, “Acara Road to Sail akan dilaksanakan oleh pemerintah daerah kabupaten dan kota, berkoordinasi dengan pemda provinsi dan kementerian serta lembaga terkait. Sementara Sail Tidore 2021 dan acara puncak akan dikoordinir oleh pemerintah provinsi Maluku Utara.”

Rangkaian kegiatan Road to Sail Tidore 2021 akan dilaksanakan selama bulan April hingga Juni. Sementara acara puncak Sail Tidore 2021 akan dilaksanakan di tanggal 20-26 September 2021. Pada periode waktu tersebut juga akan diisi oleh berbagai kegiatan yang bertujuan mempromosikan pariwisata, budaya dan kearifan lokal Maluku Utara, seperti Festival Tidore, Legu Gam Ternate, serta Festival Teluk Jailolo. Adapun sesuai dengan SK Menko Marves No. 28/2020 tentang Panitia Nasional Penyelenggara Sail Tidore Tahun 2021, acara ini diketuai oleh Menteri Perdagangan Agus Suparmanto.

“Perayaan ini menjadi salah satu momentum penting dan strategis untuk mendorong peningkatan kerjasama para pihak dalam rangka pembangunan pariwisata daerah, pemajuan kebudayaan, serta pengembangan sektor industri dan ekonomi kreatif untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Plh. Walikota Tidore Kepulauan Ansar Daaly.

Deputi Odo menekankan bahwa kegiatan Sail Tidore 2021 harus mampu memberikan dampak positif selama dan setelah kegiatan berlangsung. “Pemerintah daerah harus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, agar masyarakat dapat berpartisipasti secara penuh dan merasakan manfaatnya,” pungkas Deputi Odo.

Turut hadir secara daring dalam rakor ini adalah Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Direktur Jenderal Pengembangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, serta jajaran pemerintah kabupaten dan kota provinsi Maluku Utara.

maritim.go.id