Ribuan Masyarakat Ternate Hadiri Peresmian Landmark Ternate

Ribuan Masyarakat Ternate Hadiri Peresmian Landmark Ternate

TERNATE – Ribuan masyarakat kota Ternate, Minggu (30/7/2017), menghadiri peresmian Landmark atau titik nol kota Ternate di depan kantor gubernuran, jalan Pahlawan Revolusi, bilangan Tanah Raja Ternate Tengah.

Peresmian Landmark yang dirangkaikan dengan pembukaan Musyawarah Komisariat Wilayah (Muskomwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) itu dihadiri oleh 7 Walikota anggota APEKSI, yakni, Walikota Ambon, Walikota Gorontalo, Walikota Manado, Walikota Bitung, Walikota Tomohon, Walikota Surabaya, dan Walikota Tidore.

Walikota Ternate, Dr H Burhan Abdurahman, SH MM dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para kepala daerah dan delegasi di kota yang memiliki moto Bahari Berkesan.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat kota Ternate, mengucapkan selamat datang di kota yang ramah, kota milik seluruh masyarakat, kota sejarah yang dulu diperebutkan karena rempah-rempahnya, kota yang dulu menjadi daya tarik bangsa-bangsa Eropa dan insya Allah, kota yang akan menjadi icon wisata di masa-masa yang akan datang,” kata Walikota di awal sambutannya.

Pada kesempatan tersebut, Walikota dua periode itu juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada ketua APEKSI Komwil VI yang telah memberikan kepercayaan kepada kota Ternate, selaku tuan rumah Muskomwil APEKSI ke-VIII.

“Pada kesempatan yang berbahagia ini, kita juga bersama-sama, akan meresmikan Landmark atau titik nol, sebuah icon baru kota Ternate, yang dibangun melalui APBD dalam 2 tahun anggaran,” kata Walikota.

Pembangunan Landmark, kata Walikota dua periode itu, merupakan sebuah hasil kerja keras semua pihak yang berkomitmen untuk membangun kota Ternate.

“Pada kesempatan ini, saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pihak TNI/Polri yang ikut mendorong program pelestarian cagar budaya berupa peninggalan sejarah di kota Ternate,” tambahnya.

Diakhir sambutannya, Walikota juga meminta dukungan seluruh masyarakat kota Ternate dan Maluku Utara umumnya, untuk bersama-sama pemerintah, untuk menjaga kondisi keamanan dan ketertiban kota Ternate, serta aset-aset yang ada.

“Landmark diharapkan menjadi ruang publik, tempat berkreasi milik kita semua, milik masyarakat Maluku Utara bahkan milik Indonesia, untuk itu mari kita jaga keamanan, jaga ketertiban, sehingga kota Ternate menjadi aman untuk dikunjungi dan tentunya akan membawa lesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Walikota seraya mengatakan, menjaga aset, keamanan dan ketertiban, bukan hanya tanggungjawab pemerintah, namun menjadi tanggungjawab semua pihak.

Sementara itu, Walikota Gorontalo, Marten Taha selaku ketua APEKSI Komwil VI saat memberikan sambutan, menyampaikan apresiasi dan kebanggan terhadap Pemerintah Kota Ternate yang telah menjadi tuan rumah pelaksanaan Muskomwil VI APEKSI ke-VIII.

Kebanggaan anggota APEKSI Komwil VI semakin bertambah, sebab pelaksanaan musyawarah kali ini, juga bertepatan dengan pengresmian salah satu icon baru di kota Ternate.

“Kami merasa bangga, karena pelaksanaan Muskomwil ini, juga menghadirkan Walikota Surabaya sebagai salah satu pembicara dalam kegiatan APEKSI di Ternate,” ujar Marten.

Dia atas nama ketua Komwil VI, memberikan penghargaan dan apresiasi kepada Walikota Ternate atas kesediaanya menjadi tuan rumah pada pelaksanaan musyawarah.

Dalam acara pembukaan Muskomwil dan peresmian Landmark, juga dimeriahkan dengan pesta kembang api serta pelepasan ratusan lampion dan balon ke udara.

indotimur.com