Rakor Kota Pusaka Kemenko PMK

Rakor Kota Pusaka Kemenko PMK

Bertempat di Ballroom Kantor Kemenko PMK dilaksanakan Rakor Kota Pusaka pada Tanggal 2 Agustus 2016. Rapat dipimpin oleh Deputi V (Kebudayaan) Kemenko PMK Haswan Yunas didampingi oleh Ketua Presedium JKPI (Bupati Gianyar) AA Gde Agung Bharata.‎

Rakor Kota Pusaka ini membahas keikutsertaan Kota Pusaka dalam‎ Pekan Produk Budaya Indonesia sebagai penampil utama selain dari Warisan Dunia yang diakui Dunia (UNESCO) serta Pendidikan Kebudayaan. Dalam Rakor Kota Pusaka ini, dimana rata-rata langsung kepala daerah dari anggota JKPI yang hadir menyampaikan apresiasi untuk diadakannya pekan dari produk budaya Indonesia. Banyak produk budaya yang dimiliki dari anggota JKPI yang selama ini tidak mendapat panggung nasional. Seperti Halnya, bupati Siak menyatakan mereka memiliki kekayaan pusaka dan budaya yang selama ini belum di eksplorasi, seperti permainan Luka gilo, pengobatan tradisi, kekayaan dan keberagaman songket dan budaya Melayu lainnya.

Pameran Produk Budaya Indonesia yang secara tradisi selalu dibuka oleh Presiden RI, dan sempat Sebelum ini berubah menjadi Pekan Produk Kreatif Indonesia menuntun keseriusan bagi semua peserta. Seperti halnya bupati Karang Asem, beliau mau tari tradisi Bali yang juga merupakan salah satu Warisan Dunia tak Benda Indonesia untuk menjadi tari penyambutan di Pekan Produk Budaya Indonesia 2016 ini. Lain halnya Walikota Sawahlunto Ali Yusuf, dimana Sawahlunto juga masuk kedalam blok ruang Warisan Dunia juga, meskipun Kota Sawahlunto saat ini masih masuk didalam status Tentative List dari Unesco. Beliau ingin ditampilkan saat pembukaan oleh Presiden Jokowi tari payung dengan penari anak-anak. Begitu juga dengan Bupati Halmahera Barat ingin menampilkan tari Jailolo yang saat ini Tim tari tersebut sedang melanglangbuana keliling dunia.

Walikota pekalongan tentunya Akan menampilkan kekuatan batik. Apalagi Museum Batik pekalongan juga mendapat pengkuan dunia sebagai warisan karena secara rutin memberikan pelatihan membatik dan konsistensinya terhadap pelestarian batik, serta batik juga diakui dunia sebagai warisan dunia. Untuk itu, walikota Akan all out dalam Pekan produk Budaya ini. Sebab selain memamerkan produk budaya, acara‎ PPBI ini Akan menyediakan panggung pertunjukan budaya. Dan PPBI 2016 ini diperkuat dengan adanya konvensi dengan pembicara yang tentunya mempunyai atau mendapat pengajuan nosional Bahkan dunia.

Acara ini di Kuratori oleh Irawan Karseno dan Asfarinal. Irawan sendiri saat ini menjadi ketua Dewan Kesenian Jakarta sedangkan Asfarinal menjabat direktur Eksekutif JKPI. Acara diselenggarakan di Taman mini Indonesia Indah dari Tanggal 19-23 Oktober 2016.