Piasan Seni Untuk Mengekspresikan Nilai Kesenian di Aceh

Piasan Seni Untuk Mengekspresikan Nilai Kesenian di Aceh

Walikota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal menyebutkan bahwa Piasa Seni yang digelar saban tahun merupakan upaya Pemerintah Kota mengekspresikan nilai-nilai seni yang ada di ibukota Aceh ini.

Hal itu disampaikan Walikota dalam sambutan yang dibacakan Asisten Keistimewaan Banda Aceh Gusmeri pada pembukaan Piasan Seni 2015 di Taman Sari, Senin (14/9/2015) malam.

Pembukaan Piasan Seni ditandai dengan tabuhan rapai oleh Asisten Keistimewaan, Ketua DPRK Arif Fadillah, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Fadhil, seniman Ren Asmara, dan Sekretaris Jenderal Jaringan Kota Pusaka Indonesia Asfarinal.

Illiza menyebutkan, Piasan Seni Banda Aceh merupakan salah satu wadah mengekspresikan nilai-nilai kesenian ke dalam sebuah pertunjukan dan pameran yang dapat dinikmati banyak orang dari semua kalangan.

Menurut Illiza, seiring dengan perubahan zaman, kesenian dan dunia seni kini menjadi bagian penting dari industri yang berorientasi kepada profit.

“Orientasi berkesenian beralih menjadi prestise dan juga materi. Semakin sering tampil, semakin naik prestisenya dan semakin profesional,” kata dia.? “Tidak salah, karena profesional dalam berkesenian penting. Yang penting karyanya berkualitas.

Ia berpesan, semangat berkesenian jangan pernah musnah terbakar oleh ego dan ambisi untuk populer semata. “Jangan gadaikan semua kemerdekaan ide kepada kehendak modal. Saya berharap, kita mendapatkan sesuatu yang lebih berarti dari sekadar keuntungan materi dari Piasan Seni ini,” lanjut Walikota

Piasan Seni yang telah digelar empat kali sejak 2012 ini, harap Illiza, bisa berlangsung lebih meriah dan menjadi ajang kreativitas dan silaturrahim antar seniman, sharing informasi dan produk seni sekaligus ekspansi pemasaran hasil karya seni.

“Kegiatan ini merupakan salah satu komitmen pemerintah terhadap eksistensi komunitas seni di Banda Aceh, di samping menjadi sebuah event dalam mempromosikan seni dan budaya Kota Banda Aceh sebagai Model Kota Madani,” tutup Gusmeri mengakhiri sambutan wali kota.

acehkita.com/ Foto : @AgamInongBNA