Pertunjukan Budaya Dalam Karnaval Seni Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh di Kota Semarang

Pertunjukan Budaya Dalam Karnaval Seni Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh di Kota Semarang

Semarang  : Ribuan masyarakat Kota Semarang antusias mengikuti prosesi Karnaval Seni Lintas Agama dan PawaiOgoh-ogoh yang berlangsung di sepanjang jalan pemuda, Minggu (25/3/2018)

Meski hujan deras, namun antusias masyarakat tidak surut untuk menyaksikan dan mengabadikan kegiatan rutin yang sudah kali ke 7 nya digelar di Kota Semarang ini.

Melibatkan 700 orang dan 24 kelompok kesenian, Karnaval ini mampu menyedot perhatian masyarakat Kota Semarang, yangdimulai dari titik nol KM kota Semarang menuju ke Balaikota Semarang.

Menyusuri sepanjang jalan Pemuda, 3 ogoh-ogoh yang didatangkan langsung dari pulai Dewata Bali,  dibawakan oleh 20 an orang.

Setidaknya ada sekitar 10 rombongan yang saling beriringan dalam karnaval tersebut. Ada berbagai kesenian dari berbagai agama yang menggambarkan nuansa kota semarang yang sangat menjunjung nilai-nilai toleransi beragama.

Kordinator panitia acara, I Kadek Winaya Alun, kepada wartawan disela-sela acara menyebutkan, kegiatan yang kali ketujuh dilaksanakan di Ibukota Jawa Tengah sejak tahun 2011 lalu ini bukan dimaksudkan untuk ritual keagamaan melainkan bentuk dari seni budaya yang ditampilkan bersama kesenian lain.

“Kami tidak bermaksud membawa budaya Bali ke Semarang, namun  kita gabungkan dalam sebuah keanekarageman seni dan budaya dari berbagai agama yang ada. Adapun tiga ogoh-ogoh yang ditampilkan ini bukan untuk ritual keagamaan, melainkan merupakan pertunjukan budaya yang dipadu dengan seni dari lintas agama lain. Ogoh juga memiliki simbol tertentu yang ada disekitar umat manusia,”jelas Kade..

Sementara itu, Walikota Semarang,  Hendrar Prihadi dalam sambutannya menyebutkan, Karnaval seni lintas agama dan pawai ogoh-ogoh ini merupakan salah satu kegiatan peting untk menarik wisatawan hadir ke Kota Semarang.

Selain itu, Karnaval ini juga bukti Kota Semarang berkomitmen untuk melindungi semua pemeluk agama yang ada di Kota ini.Apalagi saat ini Pemkot Semarang sedang gencar-gencarnya mempromosikan potensi pariwisata sehingga berbagai upaya akan dilakukan untuk meningkatkan kunjungan wisata di Kota Lumpia ini,” harap Walikota.

Walikota mengatakan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke 471 Kota Semarang, pihaknya telah mengagendakan sejumlah kegiatan,  seperti Semarang Great Sale, Pasar Semarangan Tinjomoyo, Semarang Night Carnival dan kegiatan lainnya.

“Kami akan menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka HUT ke 471 Kota Semarang. Semoga dapat menarik perhatian wisatawan datang ke sini,” ungkapnya.

rri.co.id