Pawai Ogoh-ogoh Semarakan Malioboro, Menyambut Nyepi

Pawai Ogoh-ogoh Semarakan Malioboro, Menyambut Nyepi

Yogyakarta – Tidak kurang dari 22 ogoh-ogoh dari berbagai komunitas mengikuti pawai di sepanjang Jalan Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (25/3/2017) sore. Pawai ogoh-ogoh digelar sebelum upacara Tawur Kesanga menjelang hari raya Nyepi Tahun Saka 1939 atau tahun 2017 Masehi.

Ogoh-ogoh atau boneka raksasa berbagai rupa, bentuk dan ukuran itu dari berbagai komunitas umat Hindu yang tersebar di DIY terutama dari berbagai perguruan tinggi dan masyarakat. Selain ogoh-ogoh juga ada komunitas kesenian jathilan dan marching band yang turut memeriahkan acara tahunan sebelum perayaan hari raya Nyepi tersebut.

Sebelum kirab dimulai peserta berkumpul di halaman gedung DPRD DIY dan Dinas Pariwisata DIY di Jalan Malioboro sejak pukul 15.00 WIB. Masyarakat Yogyakarta dan wisatawan sudah memenuhi jalanan di sepanjang Malioboro sejak pukul 15.00 WIB.

“Total ada sekitar 22 ogoh-ogoh dari berbagai wilayah di DIY. Sedangkan jumlah peserta kirab mencapai 2 ribu orang. Rute kirab dari depan DPRD DIY berakhir di titik nol kilometer,” kata Koordinator pawai, Nyoman Chantiawan, di sela-sela acara di halaman gedung DPRD DIY.

Menurutnya, ada sekitar 43 komunitas yang ikut pawai tersebut diantaranya keluarga mahasiswa Hindu yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Yogyakarta seperti Universitas Atmajaya Yogyakarta, Institut Seni Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Kristen Duta Wacana, Komunitas Mahasiswa Bali Yogyakarta atau Baracuda serta berbagai kelompok kesenian di DIY.

Nyoman mengatakan acara ini juga rangkaian perayaan menyambut Hari Raya Nyepi yang digelar umat Hindu di Yogyakarta. Sedangkan tawur agung kesanga akan dilakukan pada hari Senin (27/3/2017) di Candi Prambanan.

Saat pawai dimulai, aparat kepolisian melakukan pengaturan lalu-lintas mulai dari Jl Kleringan di sebelah utara Stasiun Tugu. Tidak semua kendaraan roda empat bisa memasuki kawasan Malioboro. Saat kirab berlangsung sebagian pengguna jalan di Malioboro dialihkan melalui Jalan Sosrowijayan.

Saat kirab berlangsung banyak wisatawan asing yang berada di kawasan Malioboro menyaksikan acara menarik tersebut. Meski cuaca mendung dan diguyur hujan di sekitar Kota Yogyakarta, acara berjalan tertib dan lancar hingga usai.

lewatmana.com/Image republika.co.id