Paviliun Indonesia di Expo Milano, Karya Terakhir Didi Petet

Paviliun Indonesia di Expo Milano, Karya Terakhir Didi Petet

Kabar duka datang dari kawasan Bambu Apus, telah berpulang ke rahmatullah, Didi ‘Petet’ Widiatmoko. Tak dipungkiri aktivitasnya akhir-akhir ini untuk mengurusi paviliun Indonesia di World Expo Milano (WEM) 2015, memang sangat menguras tenaga dan pikirannya.

Ia bahkan sampai sempat opname selama dua hari ketika di Milan, saat ia mengatur beberapa kendala yang terjadi disana.  Beliau dengan gigihnya ingin membawa nama baik Indonesia di depan dunia. Ia ingin menunjukkan Indonesia memiliki kekayaan budaya dan alam yang sangat potensial.

Meskipun tanpa adanya dukungan dana dari pihak pemerintah, ia sebagai Ketua Koperasi Pelestari Budaya Nusantara tetap semangat mengikutsertakan Indonesia dalam expo kelas dunia yang diadakan lima tahun sekali itu.

Berbagai permasalahan mulai dari minimnya dana, sehingga show case yang rencana akan diadakan tiga hari akhirnya dipangkas menjadi tiga hari. Belum lagi protesnya pihak vendor yang tidak menerima alasan tersebut hingga melayangkan press release kepada wartawan yang menyatakan permintaan maaf atas pembatalan show case paviliun Indonesia tersebut.

“Saya luruskan, bukan dibatalkan ya, hanya dipangkas menjadi dua hari, karena keterbatasan dana yang kami miliki. Tidak ada bantuan dana dari pemerintah, murni sumbangan dari pihak swasta yang peduli terhadap kemajuan Indonesia!”, katanya melalui telpon beberapa waktu lalu.

Selain itu, ada pula permasalahan terkait pengiriman barang yang akan dipamerkan masih banyak yang tertahan di pelabuhan, termasuk patung badak jawa yang seharusnya menjadi ikon untuk paviliun Indonesia baru bisa dihadirkan hari Ahad (10/5), sedangkan expo dibuka sejak Jumat (1/5).

WEM 2015 masih akan berlangsung hingga 31 Oktober nanti. Semoga kegiatan tersebut tetap bisa berjalan dengan lancar dan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia kedepannya.

Selamat jalan Didi Petet, perjuanganmu untuk paviliun Indonesia di WEM 2015 sangatlah berarti untuk Indonesia yang lebih baik.

Sumber : republika.co.id

Image : news.okezone.com