Melestarikan Budaya Betawi Untuk Generasi Kekinian

Lomba Tari Betawi Virtual 2020 yang digelar sejak Juli lalu resmi rampung dengan penyerahan piala Wakil Gubernur kepada para pemenang di Perkampungan Budaya Betawi (PBB) Setu Babakan, Jagakarsa, Jakarta Selatan, kemarin (29/8).

Lomba tari secara virtual ini diadakan secara bersama-sama oleh Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Lembaga Kebudayaan Betawi (LKB), dan Asosiasi Silat Tradisonal Betawi Indonesia (Astrabi).

Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta Ahmad Riza Patria hadir untuk memberikan langsung piala dan hadiah kepada para pemenang lomba. Hadir menemani Wagub Ahmad Riza antara lain Kepala Dinas Kebudayaan Iwan Henry Wardhana, Ketua Umum LKB Beky Mardani, Ketua Astrabi Anwar Albatawi, dan Kepala UPK PBB Setu Babakan Imron.

Lomba tari Betawi ini memiliki 12 pemenang yang terdiri atas dua kategori, yakni anak-anak dan remaja. Para pemenang kategori anak anak adalah Alisa Adelia, Amira Sarah, Nazahalta Namira, Atika Julianti, Naura Artalita, dan Rubina Ramadhina.

Sementara pemenang kategori remaja; Monica Clairine Adelia, Saly Fadiananda, Rachel Isti Hawa, Ganisa Wisnu, Nesya Cahya, dan Apriliana Dwi Hartanti. Total hadiah yang diterima para pemenang lomba Rp 13,5 juta.

“Pemerintah provinsi memberikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat atas dukungannya terhadap eksistensi budaya betawi sebagai salah satu identitas nasional. Kami berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang melestarikan budaya Betawi dan telah memberi manfaat kepada kita semua khususnya bagi generasi muda. Budaya Betawi perlu kita jaga sebagai bagian dari identitas bangsa yang sangat kita cintai dan kita banggakan,” ujar Wagub A Riza seperti dikutip dari laman jakarta.go.id.

Menurut Wagub Ariza, budaya Betawi tidak boleh terkikis oleh zaman, meski saat ini kondisi dunia berada pada zaman yang sangat modern. Keberlangsungan budaya Betawi harus dijaga oleh generasi muda, khususnya bagi mereka yang telah memenangi lomba tari Betawi virtual ini.

“Adik-adik semua yang saya banggakan. Rasa bahagia saya sampikan kepada kalian semua yang tetap aktif dan kreatif dalam masa pandemi ini. Semua pihak harus saling bersinergi positif dalam melestarikan budaya. Kami berharap kalian terus bangga dan senang mengikuti kegiatan seni budaya Betawi. Semoga semuanya tidak berpuas diri, kalau bisa, tidak hanya tampil di Setu Babakan, tapi juga di tingkat nasional dan internasional,” ujarnya.

Masukan Lembaga Kebudayaan Betawi

Pada kesempatan tersebut, Wagub A Riza juga menerima masukan dari LKB, agar eksistensi kebudayaan Betawi lebih diprioritaskan menjadi Kegiatan Strategi Daerah (KSD) di Pemprov DKI Jakarta. Masukan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum LKB Beky Mardani.

“Silakan sampaikan harapan terkait budaya Betawi. Nanti pemerintah akan memprioritaskan kepentingan tersebut, karena hampir setiap wacana dan gagasan positif pasti kami pertimbangkan,” pungkas wagub.

merdeka.com