Mahkota Ajaib di Istana Ternate

Mahkota Ajaib di Istana Ternate

Jika disebut istana, kita membayangkan istana dan raja yang bertakhta dengan mahkota. Uniknya, mahkota Kesultanan Ternate ini memiliki rambut. Dan, rambutnya bisa tumbuh seperti rambut manusia biasa!

Untuk Pemilihan Calon Raja Ternate

Seperti yang telah disebut di atas, selain berhiaskan emas permata, mahkota ini juga berhiaskan rambut. Rambut itu dipercaya tetap memanjang dan setiap Idul Adha diadakan upacara pemotongan rambut tersebut.

Mahkota ini dipercaya amat sakral. Selain dipakai, pada zaman raja-raja Ternate dulu, mahkota ini digunakan juga untuk memilih raja Ternate. Konon, anak laki-laki keturunan raja Ternate disuruh bergiliran mengenakan mahkota itu. Siapa yang pas saat mengenakan mahkota tersebut, akan dipilih menjadi raja.

Saking sakral dan pentingnya, mahkota ini disimpan di ruangan khusus yang tidak boleh dimasuki sembarang orang. Raja-raja dan ratu-ratu Ternate saja hanya pada masa-masa tertentu, boleh masuk untuk beribadah sholat di dalam ruangan itu.

Ada di Istana Ternate

Mahkota berambut itu salah satu dari sekian banyak barang peninggalan Kesultanan Ternate. Semua dipamerkan di museum yang dulunya merupakan istana atau Keraton Ternate . Baru pada tahun 1982, istana ini diubah fungsinya menjadi museum.

Sampai sekarang, di salah satu bagian Keraton Ternate itu masih ada bangunan untuk tempat tinggal keturunan raja-raja atau sultan-sultan Ternate dulu.

Kerajaan Islam

Hmmm… dari kata ‘sultan’ dan ‘kesultanan’, bisa ditebak kalau Kesultanan Ternate ini bernuansa agama Islam. Bahkan, selama masa berdirinya dari abad 13 sampai runtuh di abad 17, Kesultanan Ternate ini memang berperan mengislamkan wilayah Indonesia Timur.

Kesultanan Ternate dulu juga berjasa dalam melawan kolonialisme Barat di negeri kita.

Sumber : kidnesia.com