Lay An Tong, Jejak Toko Obat Yang Pernah Berjaya

Lay An Tong, Jejak Toko Obat Yang Pernah Berjaya

Di pojok Jalan Perniagaan atau Jalan Ji Lak Keng  atau Patekoan terdapat sebuah bangunan tua yang masih terjaga keasliannya. Bangunan itu adalah gedung Toko Obat Lay An Tong. Bangunan ini merupakan salah satu dari lima bangunan tua yang masih ada di Jalan Perniagaan. Kesan suram dan kelamnya masa lalu masih tampak dari luar. Pada bagian ujung atap melengkung khas seperti bangunan Cina pada umumnya. Kokohnya bangunan tetap terlihat meski  telah berusia ratusan tahun.Pewaris rumah saat ini, Mei Song (74) menjelaskan toko obat “Lay An Tong” itu era mendiang kakeknya, Yoe Liang Beng.

Seluruh bagian bangunannya dari lantai sampai dinding dan atapnya masih belum mengalami perubahan dari bentuk aslinya. Keaslian lantai bisa dilihat dari jaraknya yang lebih rendah dari jalan raya di depannya yang telah mengalami beberapa kali peninggian. Hal itu membuat toko ini selalu kebanjiran ketika musim hujan. Besarnya bangunan, panjangnya lahan, dan kukuhnya jeruji besi yang melengkapi kokohnya pintu kayu bangunan sebagai bukti bangunan toko obat ini pernah mengalami masa kejayaan.

Saat ini bangunan tersebut sudah tidak lagi dipergunakan sebagi toko obat. Jika Anda melewati bangunan bekas Toko Obat Lay An Tong, sudah tidak tampak lagi tulisan Toko Obat Lay An Tong yang berada di bagian atas bangunan. Namun, jika Anda memperhatikan dengan seksama pada bagian tersebut, akan  terlihat bayangan tulisan merah Toko Obat Lay An Tong.

Bangunan Toko Obat tersebut kini berubah menjadi tempat penjualan alat-alat mesin jahit, serta tempat fotokopi. Tampak kerumunan orang didepan toko baik membeli maupun sekedar melihat-lihat saja.  Mungkin kondisinya sama saat bangunan ini masih menjadi Toko Obat Lay An Tong. Yang berbeda adalah arus lalu lintas di Jalan Perniagaan ini selalu ramai sehingga sering mengakibatkan kemacetan. Kondisi ini diperparah dengan aroma sampah yang tercium dari air Sungai Angke.

 

(NURAKHMAYANI)