Keindahan Telaga Warna Dieng di Banjarnegara

Keindahan Telaga Warna Dieng di Banjarnegara

Dieng adalah kawasan dataran tinggi di Jawa Tengah, yang masuk wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo. Letaknya berada di sebelah barat kompleks Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Dieng adalah kawasan vulkanik aktif dan dapat dikatakan merupakan gunung api raksasa dengan beberapa kepundan kawah. Ketinggian rata-rata adalah sekitar 2.000 m di atas permukaan laut. Suhu berkisar 15—20°C di siang hari dan 10°C di malam hari. Pada musim kemarau (Juli dan Agustus), suhu udara dapat mencapai 0°C di pagi hari dan memunculkan embun beku yang oleh penduduk setempat disebut bun upas (“embun racun”) karena menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian.
Telaga Warna Dieng adalah salah satu telaga yang menjadi daya tarik para pelancong karena warna telaga tersebut. Banyak sekali yang bilang bahwa telaga warna dieng berwarna ungu, biru, dan pink.
Dinamakan Telaga Warna karena fenomena alam yang terjadi di tempat tersebut yang berupa pergantian warna air dari telaga tersebut. Terkadang berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti pelangi. Fenomena ini terjadi karena di dalam air tersebut terdapat kandungan sulfur cukup tinggi sehingga saat sinar Matahari mengenainya maka warna air telaga nampak berwarna warni. Di tengah telaga terdapat letupan air mendidih seperti yang ada di Kawah Putih Ciwidey (Jawa Barat).
Pepohonan lebat di sekitar Telaga Warna ini menambah kesejukan, sekaligus juga menawarkan suasana yang sangat indah dan alami. Terkadang, kabut putih pun menyelimuti Telaga Warna ini. Menyusuri tepi telaga ini dan ada juga balkon kecil untuk duduk bersantai sambil menikmati udara dan keanekaragaman fenomena alam yang mengelilinginya. Lokasi paling tepat untuk menikmati keindahan telaga ini selain berada tepat di hadapannya adalah mendaki ke puncak bukit yang memagari telaga. Kondisi menuju bukit ini cukup sempit dan licin dan hanya bisa dilalui oleh satu orang saja.
Ada legenda mengenai Telaga Warna Dieng. Beberapa masyarakat setempat percaya, bahwa pada zaman dahulu ada seseorang bangsawan yang cincinnya jatuh ke dalam telaga tersebut. Mungkin, karena cincinnya sangat sakti jadi dapat membuat warna dari telaga tersebut. Ada beberapa versi Cerita yang diyakini masyarakat bahwa Telaga Warna adalah tempatnya para bidadari. Namun sayang, penelusuran dari internet tidak dapat menemukan versi lengkap dari kedua legenda tersebut, cincin bangsawan dan bidadari. Tapi, walaupun begitu Cerita legenda ini pun sudah terlanjur diyakini masyarakat setempat.
Sumber : nuswantaranews.blogspot.com