Ini Daya Tarik Wisata Sumbar di Mata Wisatawan Asing

Ini Daya Tarik Wisata Sumbar di Mata Wisatawan Asing

Padang – Hasil survei Tourism Development Center Universitas Andalas (Unand) Padang berkerja sama dengan Bank Indonesia (BI) menemukan keautentikan atraksi dan objek wisata yang ada di Sumbar menjadi motivasi dan daya tarik wisatawan asing berkunjung ke daerah itu.

“Dari seluruh aktraksi wisata yang ditawarkan di Sumbar mulai dari pemandangan, kuliner, budaya, sebanyak 83,6 persen wisatawan asing menyatakan motivasi terbesar berwisata adalah karena keautentikan yang dimiliki,” kata Direktur Tourism Development Center Universitas Andalas Padang, Sari Lenggogeni, Ph.d di Padang, Selasa.

Ia menyampaikan hal itu pada diseminasi laporan perekonomian Sumbar Mei 2020 dengan tema Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata Sumbar di era adaptasi COVID-19.

Oleh sebab itu, ia menyayangkan destinasi pariwisata di Sumbar yang tidak melakukan DNA destinasi yaitu melakukan pengembangan pariwisata berdasarkan identitas yang dimiliki sendiri.

Menurut dia sebenarnya yang dicari wisatawan asing ke Sumbar adalah keaslian.

“Ini dibuktikan beberapa waktu lalu Sumatera Barat dipilih National Geographic menjadi tempat syuting Gordon Ramsay dalam program Uncharted karena keautentikan yang dimiliki,” jelas dia.

Karena itu, ia mengingatkan untuk tidak melakukan pengembangan wisata ala Eropa, Korea dan sebagainya karena yang dicari wisatawan adalah keaslian.

Kemudian, ia menyarankan pelaku wisata di Sumbar untuk melakukan digitalisasi terutama dalam melakukan pemasaran.

“Untuk tripadvisor saja masih minim ditemukan objek wisata yang ada di Sumbar,” ujarnya.

Berdasarkan survei yang dilakukan ada lima kota tujuan wisatawan asing terbaik ke Sumbar yaitu Bukittinggi, Mentawai, Padang, Tanah Datar dan Payakumbuh.

Sementara untuk persepsi wisatawan mancanegara tentang Sumbar 34,3 persen memandang sebagai kota budaya, 21,3 persen kota wisata alam, 17 persen kota rendang, 2 persen kota festival dan 1,18 persen kota fashion.

Kemudian dalam pengembangan wisata harus mempertimbangkan atmosfer apa yang diinginkan pengunjung dan ternyata wisatawan mancanegara lebih menginginkan bersenang-senang dengan suasana budaya serta tempat yang menarik untuk berfoto.

ANTARA/Image ayooberita.com