Enam Daerah Bergabung Dengan JKPI

Enam Daerah Bergabung Dengan JKPI

Rakernas JKPI di Gianyar, Bali pada tanggal 17 April 2017 lalu mengukuhkan 6 anggota baru. Dengan demikian keanggotaan JKPI sudah berjumlah 64 kota/kabupaten. Hal ini menunjukkan semakin baiknya eksistensi organisasi daerah yang peduli dengan Pusaka ini.

Keenam anggota baru yang bergabung dalam JKPI adalah, Kabupaten Sambas, Sumbawa, Buton Utara, Muna, Kutai Kartanegara dan Kota Probolinggo.

Perkembangan keanggotaan organsasi ini terlihat cukup meningkat dari tahun ke tahun. Dari 12 anggota pada saat pendirian di tahun 2009 lalu, kini sudah mencapai 64 anggota. Setidaknya, organisasi ini memberikan peran penting dalam upaya pelestarian Pusaka sekaligus menjembatani program kegiatan daerah dengan pemerintah pusat.

Dalam Rakernas JKPI ke VI kemaren yang digelar di Balai Budaya Gianyar, beberapa kepala daerah anggota JKPI memaparkan agenda organisasi yang disinergikan dengan kegiatan yang ada di pemerintahan pusat. Wakilota Ternate, Burhan Abdurahman, misalnya yang menceritakan progam pusat yang dilaksanakan di Ternate melalui JKPI dalam bentuk revitalisasi Benteng Orange. Kegiatan tersebut katanya sangat membantu Ternate dalam upaya pelestarian Pusaka. “Kini Benteng Orange sudah indah dan sudah menjadi daya tarik kunjungan wisatawan di Kota Ternate,” katanya.

Tidak hanya itu, Kota Banda Aceh juga merasakan manfaat organisasi JKPI terhadap kegiatan pemerintahan pusat. “Mudah-mudahan kedepan seluruh anggota JKPI merasakan program pemerintahan pusat. Namun demikian, kita juga harus evaluasi kepada seluruh anggota. Kalau anggotanya tidak aktif, bagaimana mendapatkan program kerja dari Pusat. Untuk itu kita harus duduk bersama, sanksi apa yang diberikan kepada anggota yang tidak aktif,” kata Walikota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, SE pada saat Rakernas berlangsung.

Saat pengukuhan keanggotaan baru, Ketua Presidium JKPI yang juga Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Agung Bharata, SH, berpesan kepada anggota yang baru untuk turut aktif dalam keanggotaan. JKPI katanya adalah organisasi yang dapat mengembangkan sektor pariwisata di daerah dalam bentuk upaya pelestarian Pusaka. “Dengan pelestarian Pusaka, duit akan datang dengan sendirinya. Orang akan banyak berkunjung dengan sendirinya,” tegasnya. (Adrial)