Disbudpar Banjarmasin Rampungkan Galeri Terapung dan Rumah Lanting

banjarmasin.tribunnews.com

Banjarmasin – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Banjarmasin menyelesaikan pembangunan dua ikon wisata baru yang berada di dua tempat terpisah, yakni Galeri Terapung Sasirangan dan Rumah Lanting Mantuil. Dua ikon wisata tersebut merupakan perangsang untuk menarik investor agar bisa berpartisipasi untuk memajukan sektor wisata di Kota Banjarmasin.

“Ini pancingan bagi para investor untuk bisa ikut dalam pengembangan wisata di kota kita,” ucap Kepala Disbudpar Kota Banjarmasin, Ihsan Al Hak.

Ihsan menjelaskan, masing-masing ikon wisata baru tersebut terletak di tempat berbeda. Gallery Terapung Sasirangan terletak di Kampung Sasirangan, Sungai Jingah, tepatnya berada di belakang Musholla Al-Muttaqin. Sedangkan Rumah Lanting berlokasi di Kelurahan Mantuil, dekat dengan Jembatan Pulau Bromo, Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Selain menarik minat investor, kedua ikon wisata tersebut juga bertujuan untuk  menambah khazanah wisata yang ada di Banjarmasin. Proyek tersebut juga merupakan permintaan dari masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata yang ada di sekitar lokasi fasilitas tersebut.

Keduanya nanti statusnya akan dihibahkan kepada masyarakat dan dikelola oleh Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata) di masing-masing lokasi. “Gallery Terapung ini kita bangun dengan bentuk khas kebudayaan Banjar, yaitu tudung tanggui. Sedangkan Rumah Lanting Mantuil itu bentuknya menyerupai Rumah Banjar,” bebernya.

Ia berharap setelah nanti diserahkan, masyarakat bisa memaksimalkan dan mengelola dengan maksimal potensi wisata dari fasilitas yang disediakan Disbudpar.

Jadi kalau wisatawan sedang melakukan susur sungai, bisa sekalian mampir ke dua lokasi tadi, biasanya mereka hanya lewat saja. “Ikon wisata terapung ini bisa menambah daya tarik wisatawan untuk datang dan menikmati wisata di Kota Seribu Sungai ini,” paparnya.

rri.co.id