Gedung Pusat Kebudayaan

Gedung Pusat Kebudayaan

Gedung ini Dibangun Tahun 1910 Dengan Nama ”Gluck Auf” sebagai Gedung Pertemuan (Societeit) atau tempat Pejabat Kolonial Berkumpul, Minum, Berdansa dan Bernyanyi. Bangunan ini juga pernah menjadi Rumah Bola yang dipergunakan sebagai tempat bermain bola bowling, dan gedung Societies tempat pejabat kolonial mengadakan pertemuan. Setelah Kemerdekaan menjadi Gedung Pertemuan Buruh, dan pernah juga menjadi Bank Dagang Negara (BDN). Pada tanggal 1 Desember 2006 Gedung ini diresmikan sebagai Gedung Pusat Kebudayaan.