Agenda Wisata, dari Cap Go Meh Singkawang Sampai Legu Gam

Agenda Wisata, dari Cap Go Meh Singkawang Sampai Legu Gam

Dunia pariwisata Indonesia mulai memasuki high season pada Maret. Intensitas hujan yang menurun dibandingkan pada Januari dan Februari mengakibatkan arus wisata mulai ramai. Agenda wisata pun mulai berputar lebih kencang.

Periode liburan mulai bulan ketiga juga turut dimeriahkan oleh dua tanggal merah, yakni pada 17 Maret (Nyepi) dan 30 Maret (Kenaikan Isa Almasih). Dua tanggal merah ini jatuh bertepatan menjelang akhir pekan. Hal tersebut menyebabkan terjadinya libur akhir pekan panjang atau long weekend. Tak heran, ada beberapa agenda wisata yang “ditaruh” pada Maret.
Agenda wisata itu mulai ramai dihelat di beberapa daerah. Ini ikutmenandai dimulainya high season. Menurut kalender agenda pariwisata bertajuk 100 Wonderful Events Indonesia yang dirilis Kementerian Pariwisata Januari lalu, selama Maret, ada tujuh event yang bakal digelar. Berikut ini daftarnya.
1.       3 Maret – Cap Go Meh Singkawang, Kalimantan Barat
Singkawang tercatat sebagai kota pecinan yang selalu mengadakan perayaan Cap Go Meh terbesar se-Nusantara. Agenda pariwisata ini dilaksanakan 15 hari pasca-Imlek rutin setiap tahun. Lebih 1000 tatung atau loya hadir di parade. Mereka mengelilingi kota dengan atraksi-atraksi ekstrem, diikuti para pemukul gendang untuk mengusir roh jahat.
Festival ini digelar dengan tujuan mendukung akselerasi pengembangan pariwisata di Labuan Bajo. Festival diisi dengan sejumlah pentas seni budaya, yang menampilkan tarian tradisional Manggarai Barat. Ada pula karnaval budaya dan penanaman pohon yang dilakukan di sekitar obyek wisata Goa Batu Cermin.
3.       16 Maret-16 April – Pekan Raya Sumatera Utara, Sumatera Utara
Agenda tahunan ini tidak pernah putus dilaksanakan sejak 1972. Setiap tahun selalu digelar pada pekan kedua Maret hingga pekan kedua April. Pekan Raya Sumatera Utara diisi dengan kegiatan yang menampilkan kerajinan daerah. Selain itu, digelar beragam pameran, seperti industri dan otomotif.
4.       24-25 Maret – Tour de Bintan, Kepulauan Riau
Tour de Bintan merupakan agenda tahunan yang digelar sebagai rangkaian dari UCI GranFondo Dunia. UCI GranFondo merupakan agenda yang memadukan balap sepeda dan wisata.
Dari tahun ke tahun, Tour de Bintan tercatat selalu berhasil dihadiri wisatawan mancanegara sebagai peserta lomba terbanyak di Indonesia. Pada 2018 ditargetkan 4.000 wisman dari 41 negara datang untuk mengikuti lomba sepeda tersebut.
5.       23 Maret-12 April 2018 – Festival Tidore East-West World Monument, Maluku Utara
Festival ini diselenggarakan sebagai peringatan hari jadi kota Tidore. Festival diisi dengan pertunjukan tradisi bahari dan rempah Maluku.
6.       25 Maret-5 April 2018 – Bangka Cultural Wave Festival, Bangka Belitung
Tahun ini, Bangka Cultural Wave Festival digelar dengan tema Coming Home Celebration. Selama dua pekan, festival akan diisi dengan pertunjukan seni, pameran instalasi, pelepasan penyu, bazar, pertemuan komunitas, dan parade lampion.
7.       28 Maret-13 April 2018 – Legu Gam, Keraton Ternate Maluku Utara
Legu Gam adalah pesta rakyat yang digelar untuk memperingati ulang tahun sultan Kesultanan Ternate. pada waktu St Legu Gam, masyarakat adat Ternate di bawah naungan kesultanan Ternate di Maluku Utara akan berkumpul di kedaton sultan. Mereka menggelar doa bersama. Acara itu juga diramaikan dengan atraksi budaya, baik untuk ritual maupun untuk pertunjukan hiburan.
travel.tempo.co/Image nganatrip.blogspot.co.id