Mengintip Keunikan Pasar Seni Bareng Kota Malang

Malang – Kota Malang merupakan salah satu destinasi wisata favorit di wilayah Jawa Timur. Bukan hanya bagi warga Jawa Timur, akan tetapi juga bagi masyarakat Indonesia.

Pada 2019, jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Malang ditargetkan kurang lebih sebanyak 150.000 kunjungan. Sejumlah destinasi wisata seperti Kampung Warna-Warni, wisata Heritage Kayutangan, menjadi tujuan utama bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang.

Dalam upaya untuk menarik minat wisatawan yang berkunjung pemerintah kota juga perlu menyiapkan destinasi wisata baru bagi para wisatawan, agar tidak merasa bosan saat berkunjung dan menghabiskan waktu di Kota Malang.

Salah satu destinasi wisata yang bisa dijajal oleh para wisatawan terutama para pecinta seni dan budaya saat berkunjung ke Kota Malang, adalah Pasar Seni Bareng. Pasar Seni Bareng, dahulu merupakan pasar rakyat seperti kebanyakan pasar yang ada di Indonesia.

Saat ini, Pasar Seni Bareng juga masih terlihat seperti pasar rakyat pada umumnya. Di lantai dasar pasar tersebut, para pedagang masih terlihat menjual berbagai bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat.

Sementara di lantai dua, kebanyakan ditempati para pedagang penjual pakaian. Namun, jika kita melangkah ke lantai tiga pasar yang terletak di Jalan Terusan Ijen, Kota Malang itu, suasana berbeda akan terlihat.

Memasuki lantai tiga pasar tersebut, wisatawan akan disambut dengan deretan lukisan yang merupakan hasil karya seniman Kota Malang. Terlebih, pada 11-18 Januari 2020, di Pasar Seni Bareng, juga lagi diselenggarakan Bursa dan Pameran Seni Rupa 2020.

Selain pameran puluhan lukisan, para pengunjung juga bisa melihat karya seni buatan para seniman Kota Malang. Mulai dari topeng, keris, termasuk barang-barang antik, dan lainnya. Tidak lupa, di area tersebut, juga ada banyak stand kuliner khas Kota Malang.

Ketua Komunitas Lintas Seni Budaya Kota Malang Djoko Rendy mengatakan, keberadaan Pasar Seni Bareng saat ini menjadi wadah berekspresi para seniman Kota Malang. Banyak hasil kesenian dan budaya yang dipamerkan di pasar tersebut.

Namun, lanjut Djoko, Pasar Seni Bareng bukan hanya fokus sebagai wadah berekspresi para seniman Kota Malang saja. Akan tetapi, salah satu hal yang paling didorong adalah edukasi seni dan budaya Kota Malang, khususnya bagi para wisatawan.

“Yang kami tawarkan di sini untuk wisata antara lain adalah wisata edukasi, seperti membuat topeng bagi para wisatawan, yang nantinya bisa mereka bawa pulang,” kata Djoko.

Djoko menambahkan, selama penyelenggaraan Bursa dan Pameran Seni Rupa 2020, setiap harinya akan diisi dengan berbagai kegiatan kesenian. Diantaranya adalah, sarasehan seni dan budaya, termasuk edukasi pembuatan topeng serta batik.

Namun, jelas Djoko, pada hari-hari biasa, kegiatan serupa juga dilakukan untuk menarik minat wisatawan yang berkunjung. Diharapkan, Pasar Seni Bareng bisa menjadi salah satu destinasi wisata baru di Kota Malang.

“Harapan kami dari komunitas, bisa memperkenalkan seni dan budaya sedini mungkin, dan ada wisatawan yang mampir ke Pasar Seni Bareng,” ujar Djoko.

Untuk kedepan, para seniman yang ada di Pasar Seni Bareng tersebut akan membuka Café Budaya dan Museum Karya Seni Arek-Arek Malang, yang bisa menjadi wadah untuk bertukar informasi, komunikasi, bagi para seniman dan pecinta seni budaya.

Jika sedang berkunjung ke Kota Malang, jangan lupa untuk mampir ke Pasar Seni Bareng untuk melihat keunikannya.

ANTARA