Lima Negara Ramaikan Festival Multi Etnis Internasional di Bukittinggi

Bukittinggi – Penampilan Etnis Tapanuli Selatan, menjadi persembahan pembuka pada penutupan Festival Multi Etnis Internasional 2019, di Pedestrian Jam Gadang kemarin malam.

Event yang sudah tercatat dalam kalender pariwisata Sumbar ini, ditutup secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Bukittinggi dan Kepala Kantor BRI cabang Bukittinggi.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga Bukittinggi, Erwin Umar, menjelaskan, Festival Multi Etnis Internasional 2019, digelar selama tiga hari, mulai dari 7 hingga 9 Desember 2019. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 235 Kota Bukittinggi.

“Selama tiga hari pagelaran, kita menampilkan lima etnis dan budaya luar negeri, India, Vietnam, Korea Selatan, China dan Ethiopia. Selain kita juga menampilkan berbagai etnis yang ada di Indonesia, Minang, Jawa, Aceh, Tapanuli Selatan, Melayu dan Batak,” jelasnya, Selasa (10/12/2019).

Erwin Umar menambahkan, Festival Multi Etnis tahun 2019, merupakan iven keempat kalinya yang dilaksanakan sejak 2016 lalu. Pada tahun 2020 mendatang, iven ini telah masuk kalender iven Kementrian Pariwisata.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Bukittinggi Irwandi mengapresiasi para peserta yang memeriahkan Festival Multi Etnis Internasional 2019. Selain itu, antusiasme masyarakat dan pengunjung, semakin menghidupkan iven internasional ini.

“Insha Allah tahun depan ini akan tetap kita laksanakan. Kita akan upayakan lebih banyak mengundang etnis dari luar negeri dan Indonesia. Karena memang iven ini, tentunya memiliki multiplier effect bagi pariwisata dan perekonomian masyarakat kota Bukittinggi,” sebutnya.

Event ini diakhiri oleh penampilan etnis Jawa. Hingga akhir penampilan, pengunjung Jam Gadang terus menyaksikan berbagai penampilan yang disuguhkan.

rri.co.id