23 Rangkaian Kegiatan Meriahkan Perayaan HUT ke-263 Kota Yogyakarta

23 Rangkaian Kegiatan Meriahkan Perayaan HUT ke-263 Kota Yogyakarta

YOGYAKARTA – Pemerintah Kota Yogyakarta sudah menyiapkan 23 rangkaian kegiatan sepanjang Oktober untuk memeriahkan perayaan HUT Ke-263 Kota Yogyakarta dengan puncak acara pada 7 Oktober, yaitu Wayang Jogja Night Carnival.

“Ada 23 rangkaian acara yang akan digelar di wilayah maupun di beberapa lokasi lain. Perayaan ulang tahun ini digelar dengan melibatkan masyarakat dan komunitas di Kota Yogyakarta,” kata Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Pemkot Yogyakarta Tri Hastono di Yogyakarta, Senin.

Kegiatan perayaan HUT Ke-263 Kota Yogyakarta akan diawali dengan prosesi “Wiwitan” pada 1 Oktober yang digelar di kompleks Balai Kota Yogyakarta dan diakhiri dengan pentas Wayang Pungkasan pada 31 Oktober yang menghadirkan dalang Ki Seno Nugroho. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut, dibalut dalam tema “Festival Jogja Kota”.

Dia menjelaskan prosesi Wiwitan dipilih untuk membuka rangkaian acara perayaan HUT Kota Yogyakarta karena memiliki loso yang dalam, yaitu penanda atau dimulainya rangkaian acara.

Acara yang diharapkan mampu menyedot banyak wisatawan, adalah Wayang Jogja Night Carnival yang akan digelar untuk tahun keempat.

Seperti tahun sebelumnya, karnaval tersebut juga digelar di sepanjang Jalan Sudirman hingga Tugu dan berakhir di Jalan Margo Utomo diikuti seluruh kecamatan di Kota Yogyakarta.

“Selain itu, kami juga berharap akan ada banyak wisatawan saat Malioboro Coffee Night yang akan digelar pada 2 Oktober di Jalan Malioboro mulai pukul 21.00 WIB hingga 03.00 WIB dini hari. Akan ada pembagian kopi gratis,” katanya.

Rangkaian acara lainnya pameran tanaman hias, pameran pendidikan, gerebeg pasar tradisional, lomba video, pameran industri kreatif dalam City of Paradise, hingga pameran inovasi.

“Masyarakat juga diminta berpartisipasi untuk memeriahkan perayaan ulang tahun dengan memasang logo ulang tahun Kota Yogyakarta yang kami istilahkan ‘blimbingan’,” katanya.

Logo HUT Ke-263 Kota Yogyakarta berbentuk gunungan. Masyarakat bisa membuat hiasan mirip lampion dengan menempelkan beberapa gunungan hingga berbentuk layaknya buah belimbing. Hiasan tersebut kemudian digantung.

“Sudah ada surat edaran dari pemerintah agar masyarakat maupun pelaku usaha menghias rumah dan tempat usahanya dengan logo tersebut,” katanya.

Selain logo, dalam ulang tahun kali ini juga diperkenalkan maskot HUT Kota Yogyakarta yang diberi nama “Mas Joko”. Maskot tersebut berwujud burung derkuku yang mengenakan surjan lurik dan belangkon.

“Burung derkuku adalah identitas Kota Yogyakarta selain beberapa tanaman seperti Kelapa Gading dan Timoho. Kami ikut perkenalkan juga tahun ini,” katanya.

ANTARA/Image Merahputih.com