Ratusan Peserta Semarakkan Pentas Seni “Sawunggaling Anak Dunia”

Ratusan Peserta Semarakkan Pentas Seni “Sawunggaling Anak Dunia”

Surabaya – Sebanyak 540 peserta menyemarakkan pertunjukan seni bertajuk “Sawunggaling Anak Dunia” yang digelar Rumah Kreatif binaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya dalam rangka memperingati HUT ke-74 RI di Taman Bungkul, Surabaya, Jatim, Minggu.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudapar) Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan pertunjukan ini merupakan pertama kali ditampilkan di Taman Bungkul dengan kemasan berbeda, sebab sebagai media pengenalan kepada masyarakat umum. 

“Warga Kota Surabaya yang ingin bergabung bisa langsung mendaftar ke UPTD Tugu Pahlawan atau daftar ke Disbudpar, kemudian bisa ikut berproses bersama,” ujar dia.

Selain itu, lanjut Antiek, pertunjukan bertajuk “Sawunggaling Anak Dunia” ini dapat diikuti oleh masyarakat yang hadir sebagai penonton. Mereka bisa terlibat langsung dalam pentas tersebut.

“Kita pilih tema ini karena sosok Sawunggaling yang inspiratif yang wajib ditiru semangatnya. Jadi, para penonton juga bisa tertular semangat dari pemainnya dan bisa ikut serta pentas on the spot,” ujarnya.

Rumah Kreatif merupakan rumah pelatihan seni budaya untuk seluruh masyarakat Surabaya yang sudah ada sejak 2017. Rumah Kreatif khusus diberikan kepada warga Kota Surabaya untuk mengembangkan talenta yang dimiliki di bidang kesenian, dengan jumlah sebanyak 18 pelatihan.

Adapun 18 pelatihan yang dimaksud di antaranya paduan suara, tarian kreasi, hiphop, reog, jaranan, karawitan, musik, dalang, dan ludruk. Kemudian ada juga teater, sastra, mocopat, topeng, lukis krayon, lukis cat air, dan kombinasi dari keduanya yaitu lukis krayon dan cat air.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pertunjukan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam melestarikan kesenian rakyat daerah.

Selain itu, Risma juga memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak dan para orang tua.

Menurutnya, kesuksesan tidak hanya diraih dari satu pintu, melainkan dari berbagai cara, sebab Tuhan telah memberi kemampuan kepada makhluknya berbeda-beda. Ada yang dikaruniai pandai matematika, ada juga yang berkesenian.

“Semua itu akan mencapai kesuksesan jika kita mengerjakannya terus menerus dan sungguh-sungguh,” ujarnya.

Ia yakin jika keberhasilan dan kesuksesan adalah hak semua manusia, termasuk anak-anak.

Untuk itu, Risma berharap kepada para orang tua agar terus mendorong putra-putri mereka dengan cara dan kemampuan yang dimiliki.

“Ayo dorong terus anak-anak punya mimpi. Suatu saat kita pasti akan melihat mereka jadi orang berhasil,” kata dia.

ANTARA