Desa Wisata NTB, Tingkatkan Ekonomi dan Pelestarian Kearifan Lokal

Desa Wisata NTB, Tingkatkan Ekonomi dan Pelestarian Kearifan Lokal

Suguhan menarik dan membekas bagi wisatawan regional, domestik dan internasional hajatan yang ingin dicapai para pelaku pariwisata di Nusa Tenggara Barat.

Destinasi wisata alam, pantai dan pegunungan yang ada di daerah seribu masjid sudah tidak diragukan lagi keindahannya.

Meski demikian masih banyak hal – hal menarik yang masih belum banyak dikelola serta di manfaatkan untuk mendukung pariwisata NTB.

Desa wisata misalnya. Didaerah NTB baik yang ada di pulau Lombok dan pulau Sumbawa keberadaan desa wisata ini sangat banyak.

“Inilah yang perlu kita dorong untuk di kelola dengan baik. Dengan adanya desa wisata ini para wisatawan baik lokal, regional, domestik dan internasional punya alternatif kunjungan wisata ke daerah kita,” kata, Made Slamet, Anggota Komisi II DPRD NTB, Senin (8/7/2019).

Ia menegaskan, desa wisata ini akan berkorelasi positif dalam menopang perekonomian masyarakat. Terlebih dalam melestarikan kearifan lokal baik itu, budaya, adat istiadat dan lainnya.

“Di desa wisata ini para wisatawan disuguhkan hal – hal menarik yang memiliki keunikan dan historis yang memberi daya tarik yang tidak ada didaerah lainnya di nusantara. Contohnya desa wisata sade,” paparnya.

NTB lanjutnya, didiami oleh tiga suku besar yakni sasak, samawa dan mbojo memiliki budaya dan adat istiadat yang berbeda dengan ciri khas masing – masing.

“Kita dorong agar pemerintah melalui dinas pariwisata agar memperbanyak keberadaan desa wisata. Sebab memiliki manfaat besar tidak hanya bagi pariwisata tetapi juga bagi masyarakatnya,” imbuhnya.

Untuk itulah, sumber daya manusia pengelolanya juga harus diberikan pembinaan secara baik agar kedepannya SDM desa wisata benar – benar profesional.