Kesiapan Konsep Wisata Halal di Kota Malang Capai 75 Persen

Kesiapan Konsep Wisata Halal di Kota Malang Capai 75 Persen

Malang – Pemerintah Kota Malang terus berupaya mewujudkan program wisata halal. Bahkan, kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia untuk mewujudkan Kota Malang sebagai salah satu destinasi wisata halal di Indonesia telah mencapai sekitar 75 persen.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mengatakan, tak hanya Kota Malang, namun program destinasi wisata halal ini ke depan juga akan diterapkan di wilayah Malang Raya, yakni Kabupaten Malang dan Kota Malang. “Sudah kita susun roadmapnya wisata halal untuk Malang Raya,” ujar Ida Ayu Made Wahyuni, Senin (01/4/2019).

Selain itu, sambungnya, Walikota Malang juga akan melakukan nota kesepahaman dengan Kementerian Pariwisata untuk mewujudkan destinasi wisata halal. “Dari 10 kota/kabupaten di indonesia yang melakukan MoU, Kota Malang termasuk salah satu diantaranya. Ini membuktikan bahwa Kota Malang serius mewujudkan destinasi wisata halal,” katanya.

Ia menjelaskan, implementasi wisata halal dikuatkan dengan penyediaan sarana prasarana yang halal. Harapannya, semakin banyak wisatawan khususnya dari kawasan Timur Tengah yang berkunjung ke Malang. Meskipun, Disbudpar mengakui baru beberapa hotel dan restoran yang telah bersertifikat halal. “Tetapi setelah MoU Walikota dengan Kemenpar, kita akan bicara lagi dengan PHRI untuk penguatan wisata halal,” tutur Ida.

Selain pemantapan sarana prasarana, penyiapan SDM pendamping halal center juga telah dilakukan. Dalam hal ini, pemerintah bekerjasama dengan perguruan tinggi. “Untuk cluster kuliner halal di Mall Dinoyo City misalnya, kita dinantikan Universitas Islam Malang untuk penguatan pendampingan,” tandasnya.

Selain penguatan wisata halal, Disbudpar Kota Malang tahun ini juga menyiapkan konsep wisata heritage atau sejarah. Kawasan Kayutangan atau Jalan Basuki Rahmad menjadi ikon wisata heritage Malang. “Kita kuatkan kampung Kaayutangan, nantinya Jalan Basuki Rahmad yang dijadikan kawasan heritage dengan segmen generasi milenial. Konsep wisata halal dan heritage ini salah satunya diharapkan menjadi daya tarik wisatawan berkunjung ke Kota Malang,” pungkasnya.
rri.co.id