Dubes Spanyol dan Portugal Kunjungi Tidore

Dubes Spanyol dan Portugal Kunjungi Tidore

TIDORE – Duta Besar (Dubes) Kerajaan Spanyol, Jose Maria Matres Manso dan Dubes Republik Portugal Rui Fernando Sucena do Carmo melakukan kunjungan ke Kota Tidore Kepulauan, Senin (25/02/2019).

Kunjungan kedua Dubes tersebut sebagai tindak lanjut pertemuan ke 9 jaringan Global Kota Magelan atau Global Network Magellan Cities (GNMC), yang dihadiri Walikota Tidore Kepulauan di Sevila Spanyol, beberapa waktu lalu dan Kota Tidore ditetapkan mewakili Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan ke 10 GNMC pada bulan Juli 2020 mendatang.

Kedua dubes di dampingi Direktur Eropa I Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia, Dino R. Kusnadi bersama rombongan disambut di Pelabuhan Rum dengan tradisi joko hale (ritual injak tanah) dimana tradisi tersebut bermakna Tidore menerima kunjungan kedua duta besar dan berharap keduanya selama berada di Tidore selalu dalam keadaan yang sehat dan sejahtera.

Walikota Tidore Kepulauan H. Ali Ibrahim dalam sambutannya mengatakan, mengapresiasi setinggi­ tingginya kunjungan kedua duta besar kerajaan Spanyol dan Portugal yang baru pertama kali ke Tidore.

“Selamat datang di Tidore, melalui kunjungan ini semoga bisa menjalin kerjasama yang baik pada bidang sejarah dan kebudayaan termasuk memudahkan akses data sejarah yang berkaitan dengan kesultanan Tidore yang kini berada di Spanyol dan Portugal, serta investasi dan perdagangan, kemudian bidang ekonomi, pengetahuan pendidikan berupa beasiswa maupun kerjasama pada Perguruan Tinggi serta membantu melakukan promosi wisata sejarah dan budaya tidore di negara ­negara Eropa,” katanya.

Sementara dubes Kerajaan Spanyol, Jose Maria Matres Manso mengatakan, begitu terkesan dengan keindahan alam yang dimiliki Tidore. “Ini baru pertama kali ke Maluku Utara dan setelah melihat Tidore secara langsung, Kota ini benar­ benar memiliki potensi yang besar melakukan investasi dan pengembangan serta penelitian,” katanya.

Hal Senada juga dikatan dubes Portugal, Rui Fernando Sucena do Carmo, husejak 500 tahun lalu, yang ditandai dengan kedatangnya Ferdinand Maggelan di Tidore membuktikan pada dunia, sebuah pencapaian besar yang memberi pengaruh pada ilmu pengetahuan dan perkembangan dunia sejak saat itu.

“Ada peluang investasi di bidang budaya, transportasi, dan penelitian di Tidore ini, kota ini layak diberi apresiasi setinggi­ tingginya, serta teristimewa keterlibatan aktif Walikota Tidore Kepulauan di GNMC dan untuk mengintegrasikan acara GNMC, Portugal juga akan mengirim kapal ke Tidore ­Ternate pada Juni 2020” ujarnya.

Terpisah, Direktur Eropa I Kemenlu RI, Dino R. Kusnadi mengatakan, kunjungan kedua dubes ini memberi makna yang luar biasa, sebuah penghormatan sejarah terhadap Maluku Utara, baik Tidore maupun Ternate.

“Memang tujuan utama kunjungan ini bersilaturahmi, akan tetapi kunjungan ini juga merupakan langkah awal yang baik untuk menjalin hubungan kerjasama di bidang ekonomi, pariwisata dan investasi,” tuturnya.

Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan pertukaran cinderamata, Pemkot Tidore memberikan plakat berlambang Pemda, sedangkan dubes Spanyol membeikan plakat berlambang Spanyol dan buku sejarah perjalanan Magellans ­Elcano menjelajahi bumi, Serta dubes Portugal menyerahkan buku tentang keragaman seni bangsa Portugal.

Sekedar diketahui selama kunjungan di Tidore, kedua dubes akan mengunjungi Kedaton Tidore serta benteng ­benteng peninggalan dan Pelabuhan Trikora serta tugu pendaratan bangsa Spanyol yang berlokasi di Rum Balibunga, dimana tempat­ tempat tersebut juga mempunyai sejarah yang berkaitan dengan hadirnya bangsa Portugal dan Spanyol di Tidore, Selain itu Kelurahan Mareku mendapat apresiasi dalam kunjungan ini karena secara khusus kedua duta besar akan melakukan peninjauan di Kelurahan Mareku.

pilarmalut.id