Kesenian Wayang Kaca dan Tradisi Megoak-Goakan Diusulkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda

Kesenian Wayang Kaca dan Tradisi Megoak-Goakan Diusulkan Menjadi Warisan Budaya Tak Benda

Singaraja – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Kebudayaan Kabupaten Buleleng mengusulkan dua kesenian dan budaya terdaftar sebagai warisan budaya tak benda Indonesia dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Dua kesenian ini diusulkan awal tahun 2019 menjadi Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) adalah kesenian Lukisan Wayang Kaca di Desa Nagasepaha, Kecamatan/Kabupaten Buleleng, dan permainan tradisional Megoak-goakan di Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng Drs. Gede Komang,M.Si menyebut, dua kesenian ini diusulkan menjadi warisan budaya tak benda karena memiliki nilai sejarah dan tetap lestari. Bahkan dua kesenian asal “Gumi Panji Sakti” ini dikenal tidak hanya di Bali melainkan hingga ke tingkat internasional.

“Kami usulkan dua kesenian ini mengingat wayang kaca dan megoak-goakan ini tidak hanya di Buleleng bahkan  sudah melanglang buana ke berbagai dunia. Untuk itu kita segera ajukan ke tingkat Nasional agar kesenian Buleleng ini mendapat pengakuan dan lisensi sehingga tidak ada lagi orang, daerah bahkan Negara tertentu yang mengklaim dan mengakuinya”, ucap Kadisbud Buleleng.

Pihaknya pun mengaku akan melakukan penggalian data kembali jenis kesenian yang ada di Buleleng untuk diajukan menjadi WBTB Indonesia.

“Kajian-kajian warisan budaya Wayang Kaca dan Megoak-goakan ada di Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, kita sudah koordinasi dengan ISI Denpasar. Nantinya kajian itu akan dijadikan bahan instrument untuk mengusulkan sebagai warisan budaya tak benda” imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy menetapkan tiga karya budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Buleleng sebagai warisan budaya tak benda Indonesia bulan Oktober 2018. Tiga karya budaya itu adalah Tari Truna Jaya, Nyakan Diwang, dan Songket Beratan.

Kedepan Kepala Dinas Kebudayaan Buleleng, Gede Komang berencana akan mengusulkan kembali Kesenian Budaya Tak Benda lainnya diantaranya Kesenian Gambuh asal Desa Pacung, Kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali.

rri.co.id/Image nusabali.com