Pertunjukan Tari Topeng dan Barong di Kota Singaraja

Pertunjukan Tari Topeng dan Barong di Kota Singaraja

Singaraja – Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Kebudayaan (Disbud) Buleleng, melaunching Gelar Seni dan Budaya dengan pamentasan Topeng dan Barong.

Pertunjukan seni inipun bakal digelar setiap hari Jumat di Wantilan Sasana Budaya dan nantinya menjadi ajang promosi wisata city tour Kota Singaraja.

Acara launching ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana (PAS). Sejumlah wisatawan asing juga nampak hadir dalam launching program Gelar Seni dan budaya tersebut.

Bupati Suradnyana mengatakan, jika program Gelar Seni dan Budaya Rutin ini sudah lama dicita-citakan. Terlebih, jika Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno sudah rampung, maka kegiatan ini akan rutin digelar setiap hari untuk mendukung agenda city tour di Bali Utara.

“Karena ini baru memulai, belum menggunakan dana APBD, sifatnya masih swadaya sehingga baru bisa dilakukan seminggu sekali. Tetapi nanti jika Taman Bung Karno sudah selesai mudah-mudahan tahun mendatang bisa dilakukan setiap hari, dengan jam yang sama sehingga kawaan heritage Bung Karno dapat memberikan vibrasi bagi pariwisata dan memberi ruang bagi seniman dan budayawan,” ungkap Bupati Suradnyana.

Sementara, Kepala Dinas Kebudayaan Gede Komang menjelaskan, konsep pagelaran seni budaya secara rutin ini sebagai bentuk penggalian, rekonstruksi dan pelestarian seni budaya asli Buleleng. Seperti tari Truna Jaya, Wayang Wong, Wirang Jaya dan banyak lagi kesenian budaya asli Buleleng lainnya.

Pihaknya berharap agenda ini mampu merangsang para seniman dan budayawan baik dari kalangan sanggar, pelajar dan elemen masyarakat untuk tampil di Wantilan Sasana Budaya sebagai pengisi acara.

Imbuh Kadis Gede Komang, sebelum dijual sebagai paket city tour kepada wisatawan, Gelar Seni dan Budaya Rutin ini terlebih dulu akan diujicobakan selama 6 minggu kedepan. Uji coba dinilai penting sebagai bahan evaluasi terkait kelayakan program andalan ini agar bisa dipromosikan bagi wisatawan mancanegara.

“Kami akan menyampaikan kepada rekan-rekan travel agent agar wisatawan mancanegara dan domestik tidak hanya lewat saja. Tetapi bisa menikmati pertunjukan sehingga mereka lebih mengenal Buleleng melalui pagelaran seni budaya ini,” singkatnya.

Kadisbud Bulelelng juga berharap daya dukung Dinas Pariwisata Buleleng serta Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Buleleng dapat menjadi sinergi untuk membangun pariwisata di Bali Utara.

rri.co.id/Image kintamani.id