Karnaval Budaya Diharapkan Jadi Wisata Religi Maluku Utara

Karnaval Budaya Diharapkan Jadi Wisata Religi Maluku Utara

Ternate – Karnaval budaya yang akan digelar di Ternate, Maluku Utara, selain untuk memperat persaudaraan antar-umat beragama dan antar-etnis di daerah ini, juga diharapkan menjadi objek wisata religi.

“Karnaval budaya itu akan dikemas secara khusus, sehingga tidak hanya menjadi objek wisata religi bagi umat muslim, tetapi juga umat Katolik, Protestan, dan Khonghucu,” kata Penanggung Jawab Karnaval Budaya, Sutopo Abdullah, di Ternate, Maluku Utara (Malut).

Karnaval budaya yang akan digelar Minggu ketiga Desember itu, merupakan kerja sama antara Pemkot Ternate dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan sejumlah paguyuban etnis di Ternate dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Ternate ke-768.

Menurut dia, karnaval budaya akan dimulai di Kantor Walikota Ternate, kemudian berjalan kaki menuju gereja batu, gereja tua umat Katolik di Ternate. Selanjutnya ke gereja ayam, juga tertua milik umat Protestan di daerah ini.

Selanjutnya peserta karnaval yang semuanya berpakaian adat gerak menuju Klenteng Ibu Suri Agung yang sudah berusia lebih dari 300 tahun dan kemudian berakhir di Masjid Kesultanan Ternate, salah satu masjid tertua di Ternate yang miliki keunikan, baik dari segi arsitektur bangunannya maupun dalam tata cara beribadah.

Di setiap tempat ibadah yang disinggahi peserta karnaval budaya itu, kata Sutopo Abdullah, akan disambut jamaah setempat dengan menampilkan berbagai atraksi budaya. Di Masjid Kesultanan Ternate misalnya akan disuguhkan dengan atraksi rebana dan berbagai kesenian Islam lainnya.

Khusus di Masjid Kesultanan Ternate, peserta karnaval budaya akan dijamu dengan berbagai kuliner khas Ternate, seperti nasi jaha salah satu kuliner tradisional yang selalu disuguhkan setiap acara ritual keagamaan dan ritual adat di daerah ini.

Ia mengatakan wisatawan ?dapat ikut berpartisipasi pada karnaval budaya tersebut dan dijamin tidak akan kelelahan walaupun berjalan kaki, karena jaraknya relatif dekat, seperti dari klenteng Ibu Suri Agung ke Masjid Kesultanan Ternate hanya 500 meter.

Objek wisata religi lainnya yang ada di Ternate, di antaranya kompleks makam para sultan Ternate dan Kedaton Kesultanan Ternate yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah penyebaran Islam, seperti Al-Quran yang ditulis di lembaran tembaga dan jubah pemberian dari raja Arab Saudi.

ANTARA/ImageĀ lampungpro.com