Ternate Siapkan Festival Kora-Kora Sambut Libur Akhir Tahun

Ternate Siapkan Festival Kora-Kora Sambut Libur Akhir Tahun

Ternate – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Ternate Samin Marsaoly mengatakan Ternate telah menyiapkan Festival Kora-Kora pada akhir Desember 2018. “Sehingga daerah ini menarik untuk menjadi tujuan libur akhir tahun,” kata dia di Ternate, Sabtu, 10/11.

Festival Kora-Kora nantinya akan menyuguhkan berbagai kegiatan, antara lain, parade perahu kora-kora (perahu tradisional), lomba dayung perahu tradisional, dan lomba mincing. Selain itu tentu saja ada beragam pertunjukan kesenian dan budaya tradisional.

Di luar festival, kota Ternate dikenal memiliki banyak objek wisata, dari wisata alam, sejarah, kuliner, religi, hingga budaya. Bahkan khusus untuk objek wisata peninggalan sejarah, Ketua Masyarakat Sejarahwan Indonesi Maluku Utara  Syahril Muhammad melukiskannya sebagai yang terunik. “Terutama untuk peninggalan sejarah yang terkait dengan Kesultanan Ternate.”

Di Kedaton Kesultanan Ternate, ada peninggalan sejarah berupa mahkota berambut yang unik. Sebab rambut di mahkota itu tumbuh memanjang sehingga di waktu-waktu tertentu harus dipotong.

Untuk wisata kuliner, Ternate memiliki tradisi yang disebut Makan Kebun. Ini seperti sebuah paket yang terdiri dari singkong dan pisang yang direbus dengan air santang kelapa. Lalu ada popeda yang terbuat dari bahan sagu atau singkong dan gohu ikan cakalang atau tuna mentah yang dicincang halus. Lalu adonena itu dicampur dengan beragam bumbu tradisional.

Menu itu bisa dilengkapi dengan minuman air guraka. Ini adlaah minuman khas Ternate yang terbuat dari bahan jahe, gula merah, kenari, susu serta kopi raja dari bahan kopi hitam lalu dicampur beragam rempah.

Salah seorang wisatawan asal Jepang, Takhasi mengaku sangat terkesan dengan citra rasa kuliner tradisional di daerah itu . “Suatu saat saya ingin kembali berkunjung untuk menikmatinya lagi.”

ANTARA/Image KRjogja