Laksamana Cheng Ho ke Cirebon Beri Perkembangan Terhadap Perkembangan Budaya Cirebon

Laksamana Cheng Ho ke Cirebon Beri Perkembangan Terhadap Perkembangan Budaya Cirebon

CIREBON – Kedatangan Laksamana Cheng Ho ternyata memberi banyak kontribusi terhadap perkembangan budaya di Cirebon.

Filolog Cirebon, Rafan S Hasyim, mengatakan, ada banyak peninggalan sejarah yang dipengaruhi Laksamana Cheng Ho dan masih bertahan hingga kini.

Menurut dia, peninggalan tersebut mulai dari bentuk bangunan maupun benda bersejarah hingga ilmu pengetahuan tentang kemaritiman.

“Pengaruh peninggalan Cheng Ho itu mulai dari masjid hingga kelenteng yang punya ciri khas tersendiri,” ujar Rafan S Hasyim saat ditemui seusai menjadi pembicara dalam Seminar Internasional Jejak-Jejak Laksamana Cheng Ho, di Aston Cirebon Hotel, Jalan Brigjend Dharsono, Kabupaten Cirebon, Senin (26/11/2018).

Ia mengatakan, ciri khas gaya arsitektur peninggalan Laksamana Cheng Ho memiliki ialah bentuk atap susun tiga.

Bangunan atap susun tiga tersebut merupakan perpaduan pengaruh Jawa dan Cina.

Peninggalan lain adalah ornamen piring, ilmu pengetahuan tentang teknologi pembuatan gerabah, mercusuar, hingga teknologi penangkapan ikan bernama anco.

“Termasuk makanan khas Cirebon yang sekarang ada pengaruh Tiongkoknya itu misalnya nasi Jamblang dan masih banyak lagi yang harus digali,” kata Rafan S Hasyim.

Menurut dia, pengaruh lainnya ialah dalam motif hewan mistis naga dalam kerajinan gerabah Sitiwinangun.

Ia mengatakan, kedatangan Laksamana Cheng Ho di Cirebon karena menjadi salah satu jalur ekspedisi yang memiliki banyak rempah-rempah.

“Tapi Ceng Ho dalam ekspedisinya punya misi utama, yakni menyebarkan ajaran Islam,” ujar Rafan S Hasyim.

tribunnews.com/Image Boombastis.com