Festival Pesona Olat Ojong, Gairahkan Seni dan Budaya Bagi Generasi Muda

Festival Pesona Olat Ojong, Gairahkan Seni dan Budaya Bagi Generasi Muda

Pemerintah Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggairahkan generasi muda untuk berkesenian dan berbudaya.

Festival Pesona Olat Ojong sebagai salah satu ikhtiar bersama dalam menggairahkan generasi muda untuk berkesenian dan berbudaya, mengasah daya cipta, rasa dan karsa, sekaligus menggeliatkan sektor pariwisata dan perekonomian di Kabupaten Sumbawa.

Dengan berbagai potensi seni dan budaya daerah yang dimiliki, Kabupaten Sumbawa harus optimis dapat berdiri sejajar dengan daerah-daerah lain dalam hal berkesenian dan berbudaya,” kata, Bupati Sumbawa yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kabupaten Sumbawa H. Muhammad Ikhsan pada Festival Pesona Olat Ojong Kamis (22/11/2018).

Ia menyebutkan, ketika kesenian dan budaya Samawa dapat berkembang, tentunya akan mengangkat derajat kehidupan para seniman/budayawan, mengangkat reputasi daerah, serta menarik minat kunjungan wisatawan dan investor.

Sehingga melalui sektor pariwisata yang merupakan sektor unggulan yang dapat diandalkan mampu menggerakkan ekonomi serta memberikan kontribusi besar dalam pembangunan ekonomi serta percepatan pertumbuhan ekonomi secara nasional,” paparnya.

“Hal ini pada akhirnya akan berdampak positif, bukan hanya bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga peningkatan kesejahteraan masyarakat secara luas,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Unter Iwes Evi Supiati menyebutkan, Festival Pesona Olat Ojong merupakan kegiatan festival perdana yang diselenggarakan.

“Festival ini ditujukan selain sebagai salah satu upaya untuk pelestarian seni dan budaya, juga untuk mengenalkan dan mengangkat segala potensi yang ada di Kecamatan Unter Iwes, terutama yang berkaitan dengan perekonomian masyarakat,” terangnya.

Festival Pesona Olat Ojong tidak hanya menampilkan pagelaran seni dan budaya tetapi juga akan menampilkan festival kuliner dan kerajinan yang menyajikan potensi-potensi desa.

Bahkan, ada pula kegiatan kemasyarakatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis  dan MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang), senam bersama masyarakat dan juga disediakan ruang untuk para pecinta olah raga sepeda lintas alam untuk menjelajah rute menarik yang telah disediakan, sambil menikmati keindahan dan kekayaan alam yang dimiliki.

Dengan adanya Festival Olat Ojong, diharapkan dapat meningkatkan transaksi ekonomi di masyarakat, karena akan banyak produk-produk menarik yang akan ditampilkan,” harapnya.

rri.co.id