Wali Kota Solo Jadi Pemandu Wisata Peserta Kongres JKPI di Museum Keris

Wali Kota Solo Jadi Pemandu Wisata Peserta Kongres JKPI di Museum Keris

SOLO – Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo seolah menjadi pemandu wisata di Museum Keris saat dikunjungi peserta kongres Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI), Jumat (26/10/2018) pagi.

Rudy didampingi Kepala UPT Museum, Bambang MBS dengan fasih menjelaskan sejarah beberapa keris dan pernak-perniknya dihadapan puluhan kepala daerah yang berkunjung.

“Keris itu dibuat dengan tirakat sang empu, ditempa dengan kerja keras untuk bisa jadi sebuah keris yang bagus,” kata Rudy.

Ia kemudian menjelaskan bahwa keris butuh dirawat secara berkala.”Memang perlu ada jamasan, diberi minyak dan sebagainya, tapi tujuannya agar terawat, tidak karatan, “ujar wali kota.

“Kalau mau rezeki yang melimpah ya tetap mintanya sama Tuhan, ” kata dia. Ia juga menjelaskan keris hibah dari Presiden Joko Widodo yang tersimpan di lantai paling atas museum.

“Namanya Kyai Tengara, sebagai tetenger atau penanda diresmikannya museum ini pada 9 Agustus 2017 lalu,” paparnya.

Keris dari Jokowi tersebut memiliki luk lima yang mencerminkan Pancasila.

Di Museum Keris ini para peserta kongres JKPI disuguhi ratusan koleksi tosan aji, seperti keris, mata tombak, dan berbagai senjata lainnya.

Dari Museum Keris, rombongan kemudian berkunjung ke Museum Danar Hadi untuk melihat koleksi batik.

Kongres Dasawarsa JKPI sudah dimulai sejak Rabu malam dengan Gelar Budaya di Benteng Vastenburg Solo.

Kemudian simposium Managing Heritage City dan Kirab Budaya di hari Kamis.

Agenda hari Jumat ini adalah mengunjungi Museum Keris, Danar Hadi dan Pura Mangkunegaran serta Kongres JKPI di nDalem Joyokusuman.

Kongres akan memilih pengurus baru untuk masa bakti 1 tahun kedepan.

solo.tribunnews.com