Monumen Balap Sepeda Internasional Tour de Singkarak Bakal Dibangun di Sumbar

Monumen Balap Sepeda Internasional Tour de Singkarak Bakal Dibangun di Sumbar

Padang – Balap sepeda internasional Tour de Singkarak (TdS) yang rutin digelar setiap tahunnya sejak 2009, dinilai telah memberikan kemajuan bagi Sumatera Barat (Sumbar).

Kegiatan olahraga yang ditujukan untuk mempromosikan pariwisata Sumbar itu, terbukti mampu menggairahkan sektor pariwisata di Ranah Minang, khususnya pasca gempa besar 2009.

Kunjungan wisata relatif meningkat setiap tahun. Begitu pula investasi hotel dan restoran juga menunjukkan grafik meningkat. Berdasar fakta itu, Pemerintah Provinsi Sumbar berencana mengabadikan TdS dalam sebuah monumen, yang nantinya bisa menjadi ikon wisata.

“Saat ini sudah ada beberapa lokasi yang menjadi pilihan dibangunnya monumen TdS. Diantaranya di dermaga Pasangrahan Singkarak, Saniang Baka dengan luas sekitar 1,8 hektar. Kemudian di kebun teh Gunung Talang, serta dekat area istirahat di Pesisir Selatan. Kami akan kaji dulu,” ucap Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit saat melakukan kunjungan lokasi monumen TdS ke Kabupaten Solok, Rabu (15/8/2018).

Menurut Nasrul Abit, lahan yang dijadikan tempat pembangunan monumen TdS harus dekat dengan permukiman masyarakat, sehingga warga mendapat dampak langsung secara wisata dan ekonomi.

“Saat ini Pemprov Sumbar dalam persiapan lahan. Kalau pembangunan fisik direncanakan terealisasi pada 2020 nanti. Dana pembangunannya bisa dari APBD atau investor. Kalau perkiraan kebutuhan dana mencapai Rp20 miliar,” tuturnya.

Sementara Plh Kepala Dinas Pariwisata Didit P Santoso menambahkan, lokasi monumen nantinya dapat dijadikan untuk titik start dan finish dalam setiap penyelenggaraan TdS di Sumbar.

rri.co.id/Image Antara/Rosa Panggabean