Bali Spirit Festival 2018, Resmi Dibuka

Bali Spirit Festival 2018, Resmi Dibuka

Ubud, Bali : Perhelatan Bali Spirit Festival 2018 resmi dibuka oleh Staf Ahli Bidang Multikultural, Esthy Reko Astuti, di Bali Yoga Barn, Ubud, Bali. Menurut Esthy, Bali Spirit Festival adalah contoh sukses sebuah kegiatan yang terencana.

“Bali Spirit Festival ini bukan acara baru. Kegiatan ini sudah digelar 10 kali, dan tahun 2018 adalah pelaksanaan ke-11. Tapi setiap pelaksanaannya selalu mampu menarik wisatawan,” tutur Esthy saat diwawancara (2/4/2018).

Ditambahkan Esthy, event ini juga mampu mengimplementasikan keinginan Menteri Pariwisata.

“Ada creative value dan tentunya commercial value. Perekonomian masyarakat sekitar pun terbantu. Mulai dari transportasi, penginapan, dan lainnya,” paparnya.

Sementara founder Bali Spirit Festival, Made Gunarta, mengaku sempat tidak ingin menggelar event pada tahun ini. Namun, dukungan penuh dari peserta yoga diberbagai negara mampu mengubah pikiran Made Gunarta.

“Pariwisata Bali sangat terganggu dengan letusan Gunung Agung. Saya pun sempat berpikir untuk tidak menggelar Bali Spirit tahun ini, mereka mendukung penuh saya. Buktinya, ribuan peserta dari 40 negara ambil bagian. Ini membuktikan betapa kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari mancanegara,” papar Made Gunarta.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, menyambut gembira dibukanya Bali Spirit Festival 2018. Menurutnya, Bali sebagai destinasi utama selalu sukses memberikan yang terbaik.

“Bali selalu menjadi contoh untuk menggelar sebuah kegiatan. Acaranya selalu keren. Bali Spirit Festival adalah salah satunya. Acara ini selalu mampu menarik wisatawan dalam jumlah besar. Sukses buat Bali Spirit Festival 2018,” katanya.

Bali Spirit Festival 2018 akan berlangsung hingga 8 April mendatang. Tema yang diangkat adalah Kembali ke Akar. Event ini akan menampilkan yoga, musik, tari, juga kuliner.

rri.co.id/Image bali-indonesia.com