Situs Warungboto “Pesanggrahan Rajowinangun” Yogyakarta

Situs Warungboto “Pesanggrahan Rajowinangun” Yogyakarta

Situs Pesanggrahan Warungboto di Umbulharjo, Yogyakarta, Kamis (16/2). Cagar budaya yang baru saja dibuka sebagai destinasi wisata pada Desember 2016 tersebut dahulu merupakan tempat peristirahatan keluarga Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat. Cagar budaya itu didirikan pada 1785.

Yogyakarta – Situs Warungboto merupakan tempat peristirahatan keluarga Kerajaan Ngayogyakarta Hadiningrat. Situs bersejarah yang berlokasi di Jalan veteran, Kelurahan Warungboto, Kecamatan Umbulharjo, Kota Yogyakarta, ini mulai dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I dan pembangunannya diteruskan pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono II.

Dalam bahasa Jawa, tempat istirahat dikenal dengan sebutan pesanggrahan. Dahulu, situs bersejarah ini dikenal dengan nama Pesanggrahan Rajowinangun.

“Situs ini aslinya bernama Pesanggrahan Rejawinangun. Dulunya pesanggarahan ini adalah sebuah pemandian karena di tempat tersebut pada waktu itu ada sebuah umbul atau sumber mata air,” kata KRT Jatiningrat di Yogyakarta.

Berdasarkan data dari Balai Peletarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta, pesanggrahan ini memiliki fungsi sebagai tempat peristirahan keluarga kerajaan.

Karena fungsinya berkaitan dengan kenyamanan dan ketenangan, pesanggrahan ini dilengkapi dengan taman, segaran, kolam, dan kebun. Pesanggrahan ini dibangun menggunakan batu bata di sisi barat dan timur sungai Gajah Wong dan membujur dari arah barat ke timur.

Kompleks pesanggrahan ini terdiri dari pagar keliling dan bangunan di sisi barat dan timur.

Bangunan sisi barat merupakan kompleks bangunan berkamar dengan halaman berteras dan kolam pemandian yang airnya berasal dari mata air. Kolam pertama berbentuk lingkaran berdiameter 4,5 meter dan bagian tengahnya memiliki sumber pancuran air. Sementara, kolam kedua berbentuk bujur sangkar dengan ukuran sisi 10 meter x 4 meter. Uniknya, kedua kolam itu saling berhubungan.

kabare.co/Image Ditjen Kebudayaan – Kemdikbud