Menteri PMK: Makna Simbolik Pada Batik

Menteri PMK: Makna Simbolik Pada Batik

Batik Indonesia adalah salah satu ikon budaya hasil kearifan Bangsa Indonesia. Hal itu dituturkan Menko PMK, Puan Maharani, dalam sambutannya malam ini pada pembukaan acara Cipta dan Alun Budaya bertajuk “Perempuan dan Canting” di Stovia Heritage, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta Pusat.

“Melalui pemahaman makna simbolik yang terdapat pada batik dapat menjadi media dalam menanamkan nilai-nilai pembangunan manusia Indonesia yang berintegritas, beretos kerja dan bersemangat gotong-royong,” papar Menko PMK.

Lebih lanjut Menko PMK menuturkan bahwa saat ini sudah banyak anak muda yang senang memakai batik tetapi dengan gayanya sendiri. Untuk itu, perlu ada terobosan baru agar batik dapat diterima oleh masyarakat luas.

“Kecintaan dan kebanggaan terhadap batik Indonesia yang telah menyebar di seluruh wilayah Indonesia tentu menjadi salah satu media pemersatu bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika”, Tegas Menko PMK. Tak lupa, Menko PMK juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak penyelenggara yang telah berpartisipasi dalam mensukseskan kegiatan ini.

Senada dengan Menko PMK, Rektor Universitas Indonesia, Prof. Muhammad Anis, juga menyampaikan bahwa Universitas Indonesia berupaya menciptakan lulusan yang berintelektual tinggi, berbudi luhur yang berorientasi pada keunggulan global. Hal ini juga diamini oleh Ketua Umum ILUNI, Arief Budhy Hardono, yang menegaskan komitmen ILUNI UI untuk menjadikan budaya sebagai titik tolak dan panglima dalam membangun bangsa.

Turut hadir dalam kesempatan ini Ketua ikatan alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI)  Arief Budhy Hardono, Rektor Universitas Indonesia Prof. Muhammad Anis, Wakil Rektor, dan para anggota ILUNI lainnya.

Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI), Arief Budhy Hardono, mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan perdana ILUNI bertajuk budaya. Sementara, Rektor UI, Muhammad Anis, menegaskan dukungan institusinya untuk melestarikan batik, termasuk sudah mengembangkan motif ornamen gerabah pada Batik Banten.

Acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI) juga memberikan penghargaan kepada Nani N. Lestari dan Rusydi Bawazir yang berhasil melestarikan batik sekaligus menjadikan penggerak ekonomi desa dan pemberdaya perempuan.

kemenkopmk.go.id/rri.co.id