Tantangan Pembenahan Kota Tua Jakarta

Tantangan Pembenahan Kota Tua Jakarta

Jakarta – Revitalisasi Kota Tua tak semudah membalikkan tangan. Ada berbagai tantangan yang harus dihadapi.

Konsorsium Kota Tua Jakarta tengah giat membenahi kawasan Kota Tua di ibukota. Ada sekitar 12 gedung yang direnovasi dan akan digunakan untuk kafe, hostel, hotel, guest house, foodcourt, galeri seni serta masih banyak lagi.

Pembenahan Kota Tua tentu bukan hal mudah. Sejumlah tantangan harus dihadapi sebelum nantinya ada relaunching Kota Tua dengan konsep baru, Kota Wisata dan Kota Kreatif pada Juni 2017.

“Kebersihan, keamanan, parkir dan untuk penataan pelaku UMKM,” kata Nikolaus Lim, Retail & Business Development Director Konsorsium Kota Tua Jakarta dalam kunjungan ke kantor detikcom di Jakarta Selatan, Senin (16/1/2017).

Untuk PKL selain direlokasi juga harus diberikan pembinaan. Sedangkan parkir yang menurut Niko juga masuk dalam ranah Pemprov DKI Jakarta, lahannya direlokasi ke Jalan Cengkeh. Dari parkiran yang agak jauh nantinya akan disediakan angkutan.

“Dari Jalan Cengkeh naik tram ke tempat inti,” ujar pria yang akrab disapa Niko ini.

Dari Pemerintah Pusat maupun Pemprov DKI Jakarta pun ikut serta mendukung revitalisasi Kota Tua. Termasuk dalam hal infrastruktur, pengalihan arus saat dibutuhkan seperti ketika ada acar besar di Kota Tua dan promosi untuk menarik wisatawan.

“Support pemprov infrastruktur, pengalihan arus. Pemerintah pusat, Kemenpar juga telah menentukan Kota Tua dan Kepulauan Seribu sebagai destinasi pariwisata prioritas. Orang bisa singgah ke Kota Tua dulu sebelum ke Kepulauan Seribu,” jelasnya.

travel.detik.com/Image Surga di Indonesia – WordPress.com