Pembukaan Denpasar Festival IX Mengangkat Tema “Padmaksara”

Pembukaan Denpasar Festival IX Mengangkat Tema “Padmaksara”

Event tahunan Denpasar Festival (Denfes) IX tahun 2016, resmi dibuka, Rabu (28/12/2016). Pembukaan oleh Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra ditandai dengan pelepasan anak panah Swalawara Sri Rama kearah Padma.

Meski disambut guyuran hujan, akan tetapi tidak menyurutkan minat masyarakat yang memadati titik 0 kilometer Kota Denpasar, di Patung Catur Muka, untuk menyaksikan berbagai suguhan dalam Pembukaan Denfes IX tahun 2016.

Ketua Panitia, Anak Agung Putu Oka Suweca dalam laporannya mengatakan, Denpasar Festival merupakan event menyambut tahun baru 2017 sekaligus momentum puncak beragam ekspresi seni, budaya dan kreatifitas masyarakat. Dalam Denfes kali ini, Pemerintah Kota Denpasar memberikan ruang luas bagi seluruh unsur, untuk memamerkan ragam seni budaya, kuliner, tekstil, koreokultural, kreatifitas komunitas dan berbagai ragam potensi serta unggulan Kota Denpasar.

“Denpasar festival mengedepankan terbukanya ruang dialog publik yang terkemas dalam berbagai bentuk informasi, ataupun dalam berbagai ragam agenda, acara, termasuk pameran, workshop, seminar, talkshow, aneka ragam hiburan seni dan budaya, baik yang bernuansa tradisional, modern maupun event garde,” ungkapnya.

Putu Oka Suweca mengemukakan, Denpasar Festival kali ini mengangkat tema “Padmaksara”. Padmaksara merupakan pengejawantahan dari upaya rekayasa kebudayaan yang ditonjolkan dari strategi baru dalam pembangunan Kota Denpasar oleh pemerintah.

“Padmaksara sebagai teratai penciptaan menegaskan luhurnya keterkaitan kehidupan Pura atau religi yadnya, pasar, khasanah, bisnis, puri atau pemerintah yang dibalut dengan pemahaman mendalam akan alam, tata ruang, seni, teknologi, kesehatan dan ilmu pengetahuan atau sastra akan Denpasar,” urainya.

rri.co.id/Image balibalik.over-blog.com