Mie Aceh Tersohor di Qatar

Mie Aceh Tersohor di Qatar

Masyarakat Serambi Mekah di Qatar yang dikenal dengan nama Masmeqar, jumlahnya cukup besar. Terkhusus di kota Alkhor, terdapat komunitas Aceh yang bermukim di Qatar sejak dasawarsa ’80-an membuat sajian dari Aceh cukup populer di Qatar.

Pejabat di Kedutaan Besar Indonesia di Doha, Boy Dharmawan, Selasa (20 September 2016), mengatakan, komunitas Aceh yang diwadahi ormas Masmeqar turut aktif mendukung diplomasi ekonomi dan budaya di Qatar. “Mie aceh merupakan salah satu andalan sajian yang dipromosikan di Qatar,” ujarnya.

Aceh punya beragam kuliner yang khas selain mie aceh juga ada ayam tangkap, kopi aceh, kuah pliek, kuah asam keueung atau mie Aceh.

Dikatakan dia mie aceh kaya akan bumbu dan rempah-rempah, mie ini pula yang menjadi salah satu alasan mengapa orang Aceh suka berkumpul di Qatar. Sajian mie aceh kerap dijadikan alat pemersatu diantara komunitas warga Aceh di Qatar. Mie aceh memang tersohor. Tapi, tak ada yang tahu persis bagaimana asal usulnya, ujarnya.

Dalam buku-buku sejarah aceh, tak ditemukan asal mulanya mie Aceh. Konon mie aceh berasal dari China. Aceh dan China memiliki hubungan sejarah sejak abad 13 Masehi. Mie yang berasal dari China lalu diolah dengan cita rasa Aceh.

Sebelum 2000, istilah mie Aceh belum begitu dikenal. Yang ada hanyalah mie teupong dalam bahasa Aceh-nya, yang berarti mie tepung. Seiring berjalan waktu, sebutan mie aceh kian dikenal penikmat wisata kuliner. Kedatangan para pelancong baik domestik maupun internasional turut andil dalam mempromosikan mie Aceh.

Semenjak musibah tsunami pada Desember 2004, mie aceh menjadi ikut terkenal, bahkan ke mancanegara. Untuk memudahkan bagi penyebutan atau mengidentikkan sisi Acehnya, akhirnya diberilah nama mie aceh.

travel.tempo.co