Keraton Kasepuhan Cirebon Tarik Wisatawan Mancanegara

Keraton Kasepuhan Cirebon Tarik Wisatawan Mancanegara

Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat, mengagendakan sejumlah festival sepanjang tahun 2015 untuk menarik wisatawan mancanegara. Selama ini, angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Cirebon masih minim, yakni sekitar 20.000 orang per tahun.

”Dalam waktu dekat akan ada Festival Kartinian pada 18 April. September nanti ada Festival Gotrasawala, Oktober nanti juga ada Festival Budaya ASEAN, dan November ada Festival Budaya Pesisiran,” kata Sultan Keraton Kasepuhan XIV Pangeran Raja Adipati (PRA) Arief Natadiningrat, pekan lalu di Cirebon.

Menurut Arief, dengan angka kunjungan wisatawan mancanegara sekitar 20.000 orang per tahun, Cirebon merugi. Kota itu kaya akan seni-budaya yang bisa dikemas sehingga bisa menarik perhatian pelancong dari dalam negeri ataupun luar negeri. Dibandingkan dengan Kota Bandung, misalnya, setiap tahun ada 2 juta pelancong dari mancanegara yang mendatangi ibu kota Jawa Barat itu.

” Targetnya tahun 2018 ada peningkatan jumlah wisatawan mancanegara sehingga bisa mencapai 300.000 orang per tahun. Angka kunjungan itu baru 10 persen dari jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Jakarta setiap tahun, yang rata-rata 3 juta orang per tahun,” papar Arief.

Sejumlah situs yang dikelola Keraton juga mulai dibenahi. Ada tiga keraton di Cirebon yang masing-masing bertanggung jawab atas sejumlah situs di kota itu. Sepanjang tahun 2014, situs dan bangunan keraton di Cirebon direvitalisasi dengan anggaran dari pemerintah pusat.

Salah satu situs yang kini mulai banyak dijadikan tempat kegiatan pentas seni ialah Taman Goa Sunyaragi yang dikelola Keraton Kasepuhan. Pada malam Tahun Baru lalu, 1.000 kembang api dinyalakan di kawasan wisata itu. Seniman juga tampil merayakan pergantian tahun. Pemerintah Kota Cirebon juga memanfaatkan situs itu untuk peluncuran sejumlah program, antara lain untuk kampanye anti rokok.

Sumber : travel.kompas.com