Forum Dialog Kota Pusaka Indonesia

Forum Dialog Kota Pusaka Indonesia

Wali Kota Dr. Hi. Burhan Abdurahman, berbicara dalam Forum Dialog Kota Pusaka Indonesia yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, di Jakarta.
Menurut Asisten I Pemkot Ternate, Arifin Umasangadji, pertemuan tersebut dimaksudkan untuk bertukar pengalaman dalam hal penanganan dan pelestarian kota pusaka. “Pertemuan ini juga untuk memperkuat jejaring dalam rangka pengembangan kota pusaka,”tutur Arifin dalam rilisnya yang dikirim ke Malut Post.
Dialog itu juga untuk membangun kembali komitmen pelestarian kota pusaka yang sebelumnya telah dicanangkan melalui Piagam Pelestarian Penataan Kota Pusaka Indonesia. Dia menambahkan kota-kota pusaka terancam kehilangan karakter dan tumbuh tanpa kepribadian, karena kapasitas kelembagaan kota pusaka belum memadai untuk menghadapi persoalan dan tantangan penataan serta pelestarian. Untuk itu  Program Penataan dan Pelestarian Kota Pusaka (P3KP) yang diluncurkan Ditjen Penataan Ruang sejak  2012,  bertujuan untuk  mewujudkan implementasi RTRW atau penataan ruang kota yang konsisten berbasis kekuatan ruang kota, dengan nilai-nilai pusaka di dalamnya.
Hadir dalam acara tersebut Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dr. Ir. M. Basuki Hadimuljono, M.Sc, Direktur Perkotaan Direktorat Jenderal Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Dr. Dadang Rukmana, Ketua Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI), Dr. Luluk Sumiarso, M.S, dan para wali kota/bupati yang menjadi anggota JKPI dan peserta P3KP. Wali kota juga hadir dalam kapasitasnya sebagai Presidium Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI).

Sumber : malutpost.co.id