Kawasan Kota Tua Akan Direvitalisasi

Kawasan Kota Tua Akan Direvitalisasi

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama bersama Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI berencana akan merevitalisasi wisata Kota Tua di Jakarta Barat pada tahun 2013. Revitalisasi tersebut dilakukan untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara mengunjungi Kota Tua.  Saat ini banyak bangunan di Kota Tua yang tidak terawat dan rusak. Sehingga menimbulkan kesan kotor. “Kota Tua itu bagi saya terlalu bernilai, kalau disia-siakan tidak akan ada komunitas yang mengurus. Pengusaha juga tidak mau berinvestasi karena terlalu kumuh,” kata Basuki.

Menurut dia, kawasan Kota Tua harus disesuaikan dengan situasi bangunan yang ada di sekitarnya dan tidak boleh terlalu melebar. Dengan demikian, proses revitalisasi itu tidak memakan anggaran besar hingga berdampak terhadap APBD.

Sementara itu  Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman mengatakan, Kota Tua memang harus segera direvitalisasi. Saat ini, kawasan Kota Tua memiliki luas 864 hektar yang terbagi menjadi lima zona, yakni zona Taman Fatahillah, zona Sunda Kelapa, zona Pekojan, zona Pecinan, dan zona pendukung.

Namun, pihaknya akan memprioritaskan zona  Sunda Kelapa dan Taman Fatahillah. Kedua kawasan ini dipilih karena melihat dari sisi historis, daya tarik dan sisi demografi. “Kita lihat dari sisi industry kreatifnya juga. Kita berharap ada bantuan dukungan dari pihak swasta,” ujar Arie.

Dalam melakukan revitalisasi Kota Tua Wakil Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama terlebih dahulu mengumpulkan para stakeholder yang memiliki kepentingan di sekitar kawasan tersebut untuk pembahasan Kota Tua. Pihaknya juga belum mengetahui anggaran yang diperlukan untuk melakukan revitalisasi tersebut.

(Nurakhmayani. Foto: Berbagai sumber)