Sekilas sejarah Kota Medan

Sekilas sejarah Kota Medan

Kota Medan bermula dari sebuah kampung yang didirikan oleh Gurupatimpus di pertemuan dua sungai, yaitu sungai Deli dan sungai Babura sekitar tahun 1590. Kemudian Kesultanan Deli berdiri tahun 1630 dengan ibukotanya Labuhan Deli (Sinar 1994). Jacob Nienhuys adalah orang Belanda pertama yang merintis penanaman tembakau di tanah Deli dengan mendirikan perusahaan Deli Maatsckapij yang berkedudukan di labuhan Deli pada tahun 1866 (Nas 1995).
“Medan adalah contoh pembangunan daerah urban pada akhir abad ke sembilan belas yang berasal dari perusahaan swasta dan murni dibentuk oleh usaha non-pemerintah kolonial” (Passchier, Medan dalam Nas 1995 : 50). Pada tahun 1869 Kantor pusat Deli Maatsckapij dipindahkan ke Medan, tepatnya di daerah pertemuan sungai Deli dengan sungai Babura (Nas, 1995, 51). Kepindahan ini merupakan cikal bakal terbentuknya daerah pusat kota Medan dengan ditandai oleh adanya sebuah ruang terbuka luas yang diberi nama Esplanade yang kemudian berubah nama menjadi Lapangan Merdeka.