14 Seniman Gianyar Raih Wija Kusuma

14 Seniman Gianyar Raih Wija Kusuma

Sebanyak 14 seniman menerima Penghargaan Wija Kusuma dari Pemerintah Kabupaten Gianyar pada Resepsi Perayaan HUT Kota Gianyar ke-244 di Balai Budaya Gianyar, (19/4). Penghargaan diserahkan langsung Bupati Gianyar, A.A. Gde Agung Bharata dan dihadiri Konjen Jepang untuk Indonesia, Bupati Purwakarta, Deputi Sumber Daya IPTEK Kementerian Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI dan Direktur Eksekutif JKPI Pusat.

Ketua Panitia HUT Ke-244 Kota Gianyar, Cokorda Gde Rai Widiarsa P mengatakan 14 Seniman peneriman Wija Kusuma tahun 2015 diantaranya; I Gusti Ngurah Arthana (pelukis) asal Peliatan Ubud, I Nyoman Astana (seniman undagi)asal Padang Tegal Mekarsari Ubud, Anak Agung Gede Raka (penari topeng) Asal Singapadu Kaler Sukawati,Drs. I Nyoman Puja Artana (sastrawan) asal Banjar Delodtangkluk Sukawati, Gusti Ngurah Putu Darma, (Seniman Drama Gong) asal Desa Kemenuh Sukawati, I Nyoman Budiasa (penari) asal Desa Sebatu Gianyar, I Gusti Putu Yasa (seniman Drama Gong) asal Desa Kedran Tegallalang, Drs. A.A. Gde Tresna, M.Si (Seniman Karawitan) asal Desa Pejeng Kawan Tampaksiring, Jro Mangku Wayan Rudin (penari) asal Desa Manukaya Tampaksirng, Ngakan Putu Suastama, S.Pd (penari asal Desa Kelusa Payangan), I Wayan Rawig (seniman karawitan) Desa Melinggih Payangan, Anak Agung Mangku Dalem Astawa (seniman ukir) asal Desa Petak Gianyar, Anak Agung Rai Candra (seniman Drama Gong) asal Kelurahan Abianbase Gianyar, I Ketut Darya, SSP (seniman Wayang Kulit) asal Desa Pering Blahbatuh.

Bupati Agung Bharata dalam kesempatan tersebut mengatakan, penghargaan Wija Kusuma merupakan wujud apresiasi pemerintah kepada para seniman yang telah berjasa dalam melestarikan seni budaya dan telah menunjukkan dharma baktinya kepada pemerintah, masyarakat dan seni itu sendiri.

Selapas acara penyerahan penghargaan Wija Kusuma juga dilakukan Penyerahan SK penetapan Kabupaten Gianyar menjadi anggota Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) oleh Direktur Eksekutif JKPI Pusat, Nanang Asfarinal.  Dengan penyerahan SK ini, semakin mengukuhkan Kabupaten Gianyar yang terkenal dengan julukan kota seni dan budaya sekaligus sebagai kota pusaka. Setelah resmi menjadi anggota JKPI, Bupati Gianyar selanjutnya melakukan penandatangan deklarasi Gianyar Kota Pusaka yang disaksikan oleh seluruhan undangan yang hadir dalam acara resepsi tersebut.

Lebih lanjut Bupati Agung Bharata mengatakan penandatanganan deklarasi sebagai komitmen Pemerintah Kabupaten Gianyar beserta seluruh masyarakat dalam melestarikan dan menjaga pusaka Gianyar sebagai karakter masyarakat Gianyar di tengah gerusan globalisasi, yang bermuara pada terwujudnya kesejahteraan seluruh masyarakat Gianyar.

(Humas Gianyar/NS)

Sumber : gianyarkab.go.id