Kab. Karangasem

kab-karangasemProvinsi : Bali

BUPATI : I Gusti Ayu Mas Sumatri, S.Sos, MAP
WAKIL BUPATI : I Wayan Artha Dipa, SH, MH

Alat Musik : Gamelan Bali

Pakaian : Kain Gringsing, Pakaian Tradisional Tenganan

Tempat, Benda, dan Bangunan : PURI AGUNG KARANGASEM, Padang Bai, Candidasa, Tulamben, Taman Tirta Gangga, Taman Soekasada Ujung, Pura Besakih, Desa Tenganan

Masakan : Sate Lilit, Nasi Sela, Wine Salak

Lagu :

Seni Tradisional & Even Budaya : Tradisi Perang, ngaben jero ketut,  Mekare-kare, Tradisi Megibung, Tradisi Metuakan

Senjata :

Sejarah:

Pada mulanya Ibu Kota Karangasem masih berpusat dengan nama Karangasem. Kemudian Amlapura resmi menjadi Ibu Kota Karangasem berdasarkan Kepmendagri No. 284 tahun 1970 tanggal 28 Nopember 1970 yang diresmikan oleh Bupati Karangasem saat itu pada 17 Agustus 1970.

Di dalam perkembangannya, kota Amlapura yang dahulu bernama Amlanegantun menyimpan sejarah dan kenangan dalam perkembangannya karena lahir dari riwayat yang kental dengan akar budaya dan sejarah perjalanan daerah ujung timur Bali sendiri.

Saat ini Kota Amlapura merupakan Ibu Kota Karangasem yang terletak dan menjadi bagian dari Kecamatan Karangasem. Kota Amlapura merupakan pusat dari segala aktifitas masyarakat Kabupaten Karangasem dengan luas wilayah 34.48 Km2 atau (3.448 Ha) dengan jumlah penduduk 34.012.00 ( jiwa). Secara administrasi Wilayah Kota Amlapura terdiri dari tiga kelurahan yaitu Kelurahan Karangasem, Kelurahan Padangkerta, dan Kelurahan Subagan yang seluruhnya masuk kedalam wilayah Kecamatan Karangasem.

Kota Karangasem yang kemudian bernama Amlapura, di masa lalu merupakan kota yang sangat sederhana namun kini mengalami perkembangan pesat, terlebih setelah dilakukan penataan fisik bangunan pertokoan dengan arsitektur Bali. Beberapa peninggalan fisik yaitu peninggalan Cagar Budaya yang dapat ditemui yaitu bangunan Puri Agung Karangasem, Taman Soekasada Ujung dan Taman Air Tirtagangga yang merupakan satu kesatuan Puri Karangasem sebagai Sentral dari kedua Taman tersebut diatas. Peninggalan tersebut telah membentuk sebuah karakter Kota Amlapura menjadi sebuah kota tua yang masih tetap dipertahankan sampai sekarang, dan untuk mempertahankan karakter tersebut, pemerintah kabupaten Karangasem telah banyak melakukan upaya-upaya, salah satunya dengan melakukan revitalisasi terhadap bangunan dan kawasan Taman Soekasada Ujung.

Terkait Kawasan Strategis dari sudut kepentingan sosial budaya sebagai wujud kota pusaka, Kabupaten Karangasem memiliki beberapa desa-desa Tradisional yang meliputi desa Pekraman Bugbug, desa Pekraman Tenganan, desa Pekraman Budakeling, desa Pekraman Perasi, desa Pekraman Asak, desa Pekraman Timbrah, dan desa Pekraman Bungaya dan desa Pekraman Sidemen dengan karakteristik budaya Bali yang masih sangat kental di setiap desa tersebut.

Faximile : (0363)21954


Heritage Kab. Karangasem

Kalender Event Pariwisata Karang Asem Bulan Januari s/d Desember 2013

Kalender Event Pariwisata Karang Asem Bulan Januari s/d Desember 2013

KALENDER EVENT PARIWISATA KOTA KARANG ASEM TAHUN 2013 [gview file=”http://indonesia-heritage.net/wp-content/uploads/2013/01/Kara

Perang Pandan “Kare-Karean”  Jauh Dari Kesan Kekerasan

Perang Pandan “Kare-Karean” Jauh Dari Kesan Kekerasan

MASYARAKAT di Desa Tenganan, Kecamatan Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali, sering disebut sebagai masyarakat Bali asli. Budaya...

Kabupaten Karangasem Siapkan Diri Menuju Kota Pusaka

Kabupaten Karangasem Siapkan Diri Menuju Kota Pusaka

Kabupaten Karangasem, Bali, tengah mempersiapkan diri untuk menjadi destinasi wisata kota pusaka, dengan menempatkan puri-puri...

15 Ribu Penari Genjek Kolosal di Karangasem Pecahkan Rekor MURI

15 Ribu Penari Genjek Kolosal di Karangasem Pecahkan Rekor MURI

Atraksi spektakuler berdurasi 1,5 jam ini berbuah penghargaan Muri (Musem Rekor Indonesia). Presiden RI ke-6 (periode 2004-2009,...