Kab. Buton Utara

Provinsi : Sulawesi Tenggara

BUPATI : DRS. H. ABU HASAN, M.Pd
WAKIL BUPATI : RAMADIO, SE. A.

Kabupaten Buton Utara adalah sebuah kabupaten di provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Ibukotanya adalah Buranga. Kabupaten yang juga dikenal sebagai Kabupaten Butur ini terletak di Pulau Buton yang merupakan pulau terbesar di luar pulau induk Kepulauan Sulawesi, yang menjadikannya pulau ke-130 terbesar di dunia [2]. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2007 pada tanggal 2 Januari 2007. Buton Utara merupakan kawasan yang kaya sumberdaya alam. Buton Utara memiliki banyak potensi bahan tambang (aspal, minyak bumi, emas dan konon uranium), hasil hutan (jati, damar dan rotan), hasil laut serta kawasan perkebunan yang subur.

Sejarah : Menurut sejarah, Kulisusu/Kolencusu/Kalingsusu merupakan salah satu dari empat benteng pertahanan Barata Patapalena (cadik penjaga keseimbangan perahu negara) pada masa Kesultanan Buton. Barata Kulisusu bersama-sama dengan Barata Muna, Barata Tiworo dan Barata Kaledupa merupakan pintu-pintu pertama pertahanan sebelum musuh masuk ke dalam wilayah pusat kekuasaan di Bau-Bau. Oleh karena itu itu mereka memiliki peran yang cukup penting dalam menjaga keselamatan negara. Mereka juga diberi hak otonom untuk mengatur sendiri daerahnya termasuk memiliki tentara sendiri namun dengan batasan-batasan pengaturan yang sudah digariskan oleh pemerintahan pusat yang ada di Baubau. LIPU TINADEAKONO SARA, bahwa berdasarkan sejarah Buton Utara adalah negeri yang didirikan dan dibangun oleh SARA. Dengan diundangkannya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2007 Tanggal 2 Januari 2007 Tentang Pembentukan Kabupaten Buton Utara Di Provinsi Sulawesi Tenggara yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Muna, maka pembagian wilayah administrasi pemerintahan Kabupaten Buton Utara meliputi 6 kecamatan, yaitu Kecamatan Bonegunu, Kambowa, Wakorumba, Kulisusu, Kulisusu Barat dan Kecamatan Kulisusu Utara.

Alat Musik : Gambus, Gong, Gendang, Seruling bambu, Gamelan

Pakaian : Baju kombo, baju kaborako, Baju Kambowa, Baju Pakaena Syara, Pakaian Ajo Tandaki, Pakaian Ajo Bantea, Pakaian Balahadada.

Tempat, Benda, dan Bangunan : Benteng Lipu, Masjid Agung Keraton Kulisusu, Kulisusu (Kulit Kerang), Baruga, Raha Bulelenga (Tiang Pegangan), Makam Wa Ode Bilahi, Makam La Iji, Makam Ima Ea (Imam besar), Makam Gau Malanga, Kompleks Makam Sangia La Ihori, Makam La Ode-Ode dan Raja Jin, Kompleks Makam Bunga Eja, Sumur Ee Bula, Benteng Bangkudu, Makam Murhum (La Ode Guntu), Makam Mongkolengko Sangia, Makam Anakhoda Wahabu, Makam Cina Laguna, Kamali Ngkongko, Benteng Lipu Koro, Kompleks Makam Dhonggoro (Lakino Koro), Makam Wa Ngkolo, Makam Jin, Batu Sangia, Benteng Pangilia, Makam Kodhangku, Benteng Tomoahi, Sumur Tua Mata Oleo, Benteng Mata Oleo, Makam Tasau Ea.

Masakan : Kasoami, Kabuto, Lapa-lapa, Sinonggi, Sate gogos pokea,

 


Heritage Kab. Buton Utara

Rakernas JKPI ke-VI Menetapkan Enam Daerah Sebagai Anggota Baru

Rakernas JKPI ke-VI Menetapkan Enam Daerah Sebagai Anggota Baru

Rakernas Jaringan Kota Pusaka Indonesia(JKPI) ke-6 tahun 2017 yang di pusatkan di Kabupaten Gianyar Provinsi Bali menetapkan enam...