Wisatawan Benteng Keraton Buton Capai 60.500 orang

Wisatawan Benteng Keraton Buton Capai 60.500 orang

Baubau – Yayasan Budaya Benteng Keraton Buton mencatat, hingga Oktober 2017 jumlah wisatawan di benteng keraton buton mencapai 60.500 orang lebih. Senin,(6/11/2017).

Ketua Yayasan Media Center Budaya Benteng Keraton Buton Wawan Erwianyah menyebutkan, pengunjung benteng tersebut terdiri dari wisatawan lokal, nasional, bahkan wisatawan mancanegara.

“Dua bulan sebelumnya dari Eropa hampir 40 orang, dari Belgia, Swiss, dan Belanda hampir 60 orang,” ungkap Wawan Erwiyansyah.

Dijelaskan Wawan, selain penasaran dengan benteng terluas di dunia sebagai ikon kota baubau, tujuan lain wisatawan berkunjung di benteng keraton Buton yakni melihat peninggalan sejarah di masa kesultanan Buton, diantaranya Masjid Keraton Buton, tiang bendera kesultanan yang telah berusia ratusan tahun, batu popaua (batu pelantikan sultan Buton), makam sultan Murhum, museum kebudayaan Butonistana kesultanan, area ajara ijo, Gua Raja bone Aru palakka, dan jembatan kekinian yang menjadi tempat favorit pengunjung untuk berswa foto. 

Kawasan benteng keraton buton selain menjadi tempat wisata, juga menjadi tempat penelitian sejarah dan budaya nusantara,” jelas Wawan.

Wawan menyebutkan, beberapa mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia telah melakukan penelitian di kawasan tersebut , diantaranya mahasiswa Universitas Gajah Mada, Universitas Negeri Jakarta, beberapa kampus dari Surabaya, Makassar danAmbon.

Selain itu, beberapa perguruan tinggi, pelajar SMA, SMK di kota baubau juga melakukan observasi sejarah di kawasan benteng terluas di dunia tersebut.

rri.co.id/Image IndonesiaKaya.com