Mendikbud Ajukan Maestro Kampung Payung Dapat Penghargaan

Mendikbud Ajukan Maestro Kampung Payung Dapat Penghargaan

Tidak hanya Wali Kota Malang H Moch. Anton yang memberikan apresiasi tinggi kepada warga Kelurahan Pandanwangi yang menginisiasi Kampung Payung. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy pun mengapresiasi sang maestro payung Mbah Rasimun atas keuletannya mempertahankan salah satu karya terbaik Kota Malang itu.

Apresiasi tersebut disampaikan Muhadjir saat memberikan sambutan di hadapan ratusan warga yang hadir dalam peresmian Kampung Payung, Minggu (12/11) siang. Bahkan, sebagai bentuk apresiasi yang nyata, mendikbud berencana mengajukan Mbah Rasimun untuk mendapatkan penghargaan dari Kemendikbud

“Karena begitu giat memproduksi dan mempertahankan salah satu karya khas Malang sehingga jadi maestro payung kertas, Mbah Rasimun akan kami ajukan untuk mendapat penghargaan dari Kemendikbud,” ucapnya tanpa ragu di hadapan ratusan warga Pandanwangi.

Tidak hanya mengajukan Mbah Rasimun untuk mendapat penghargaan. Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini juga mengingatkan warga untuk segera mematenkan hasil karya mereka agar tidak diakuisisi oleh pihak lain seperti yang selama ini terjadi.

“Payung ini harus segera dipatenkan khas Pandanwangi. Ini merupakan warisan budaya. Kalau tidak segera didaftarkan, bisa diakuisisi oleh pihak atau negara lain,” ucap Muhadjir.

Dia berharap agar payung karya-karya warga Pandanwangi ini dapat dipasarkan dengan baik. Terlebih jika akhirnya payung tersebut bisa menjadi salah satu suvenir khas Kota Malang.

Muhadjir juga membeberkan rencananya untuk membuat Festival Panji di Kota Malang tahun 2018 mendatang. “Pada pertemuan di Paris bersama UNESCO beberapa waktu lalu, saya mengajukan cerita Panji untuk diusung. Insya Allah tahun deoan akan ada Festival Panji di Kota Malang,” ucapnya.

malangtimes.com